Pemerintah Lakukan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2023

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mengintensifkan koordinasi dan sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pada pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2023.

Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2023 yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Silang Monas, Gambir, Senin (17/4/2023).

Menhub yang hadir bersama Menteri Koordinator Pembangunan Mamusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, menyatakan bahwa menghadapi lonjakan pemudik tahun ini, koordinasi antarinstansi termasuk Polri telah berjalan dengan baik.

Dari melakukan survei dan perencanaan, lanjut Menhub, hingga memberikan rekomendasi demi kelancaran mudik kali ini.

Menhub mengungkapkan, telah meminta dukungan Polri untuk melakukan penegakkan hukum di lapangan, khususnya terhadap bus-bus pariwisata yang tidak di ramp check.

“Ini penting agar saudara-saudara kita yang berekreasi di masa Lebaran itu menggunakan bus yang sudah di ramp check, sehingga mudiknya lebih aman dan berkesan,” katanya.

Baca juga :   Pengelolaan BMN Semester I Tahun 2023 Ditjen Hubla Capai 83,55%

Lebih lanjut Menhub menjelaskan, untuk mengendalikan pergerakan kendaraan di masa arus mudik dan balik, Kemenhub bersama Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas.

“Mulai nanti malam hingga puncak hari, Kapolri dan Kakrolantas akan melakukan manajemen rekayasa lalu lintas. Apakah nanti ada contra flow dan diubah menjadi one way atau sebaliknya, itu semua kewenangan Kakrolantas di bawah Kapolri untuk menetapkan itu,” jelas Menhub.

Oleh karena itu, Budi Karya berharap masyarakat agar mematuhi petunjuk petugas di lapangan. “Silahkan mudik, tapi tetap hati-hati dan utamakan keselamatan.”

Pada kesempatan yang sama, Kapolri menegaskan, Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2023 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia mulai dari tingkat Mabes Polri hingga Satuan Wilayah Polri, yang menandai dimulainya Operasi Ketupat untuk mengamankan jalur mudik pada pada masa Lebaran.

Baca juga :   Tim Penilai P2WKSS Tingkat Provinsi Jabar Disambut Penjabat Walkot Bekasi

“Kegiatan operasi kali ini gabungan melibatkan 148.261 personil terdiri dari gabungan TNI Polri dan stakeholders terkait, seperti Kementerian Perhubungan, Basarnas, BNPB, BMKG, Pertamina, Jasa raharja, Jasa marga, Satpol PP, Ormas, dan mitra lainnya,” ujar Kapolri Listyo Sigit.

Operasi terpusat dengan Sandi Ketupat 2023 ini akan dilaksanakan selama 14 hari sejak 8 April hingga 1 Mei 2023.

Sebanyak 148.261 personil yang bertugas akan menempati 2787 pos dengan rincian, yaitu 1.857 pos pengamanan, 713 pos pelayanan dan 217 pos terpadu.

Apel pusat ini dihadiri 2.758 personil gabungan dari Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Basarnas, Ormas dan lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi, Kepala Basarnas Henri Alfiandi, Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan Purwantono, dan Perwakilan Panglima TNI. B

Komentar