Bandara Husein Sastranegara Buka Penerbangan Internasional Oktober 2026

Perbaikan infrastruktur sebagai bentuk dukungan terhadap rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Bandung. (dok. jabarprov.go.id)
Bagikan

Penerbangan internasional dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung ditargetkan kembali beroperasi mulai Oktober 2026.

Menurut Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, proses pembukaan rute internasional saat ini masih dalam tahap pematangan dan menunggu perizinan resmi.

Rute menuju Singapura dan Malaysia disebut sudah menjadi bagian dari rencana, sedangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga menginginkan tambahan penerbangan menuju Tailan, khususnya Phuket atau wilayah Tailan Selatan.

“Belum boleh. Izinnya harus datang dari asosiasi internasional terkait. Sudah pasti Singapura dan Malaysia, tetapi saya ingin menambah rute ke Thailand, khususnya Phuket atau Tailan Selatan,” jelas Farhan di Kota Bandung.

Penerbangan internasional ditargetkan mulai Oktober 2026, dia menambahkan, penerbangan internasional belum dapat dibuka dalam waktu dekat karena masih harus melewati proses perizinan.

Pemkot Bandung bersama pihak terkait kini terus mematangkan persiapan sebelum layanan penerbangan luar negeri kembali beroperasi dari Bandara Husein Sastranegara.

Target sementara pembukaan rute internasional ditetapkan pada Oktober 2026.

Singapura dan Malaysia menjadi dua tujuan yang dipastikan masuk dalam rencana tersebut.

Farhan juga mendorong pembukaan rute menuju Tailan dengan mempertimbangkan Phuket atau kawasan Tailan Selatan sebagai tujuan penerbangan.

Maskapai Garuda dan Citilink mulai terbang dengan pesawat jet sambil menunggu penerbangan internasional, maka aktivitas penerbangan domestik di Bandara Husein Sastranegara mulai bertambah.

Sebelumnya, Bandara Husein Sastranegara melayani penerbangan perdana menuju Lampung dan Palembang menggunakan pesawat ATR 72 milik Wings Air pada 6 – 7 Agustus 2026.

Wali Kota Farhan menuturkan, maskapai Garuda Indonesia dan Citilink dijadwalkan mulai mengoperasikan penerbangan menggunakan pesawat jet dari Bandara Husein Sastranegara pada Jumat (14/8/2026).

“Pada 6 dan 7 Agustus sudah ada penerbangan perdana menuju Lampung dan Palembang. Artinya, penerbangan dari Bandung sudah bisa keluar pulau. Berikutnya tanggal 14 Agustus akan ada penerbangan dari Garuda dan Citilink menggunakan pesawat jet,” tuturnya.

Penambahan penerbangan tersebut menjadi bagian dari peningkatan kembali konektivitas udara dari Kota Bandung.

Pemkot Bandung bersama instansi terkait juga mulai menyiapkan fasilitas pendukung menyambut meningkatnya aktivitas penerbangan di Bandara Husein Sastranegara.

Farhan menegaskan, kondisi infrastruktur bandara saat ini sudah tergolong baik dan tinggal membutuhkan sejumlah penyempurnaan, dengan pembenahan dilakukan pada aspek branding, desain visual terminal hingga sarana transportasi umum pendukung.

“Infrastruktur sudah sangat baik, tinggal dipoles. Saat ini, kami sedang berdiskusi secara intensif mengenai desain, termasuk ukuran huruf, branding, dan sebagainya. Kesiapan secara keseluruhan sudah sangat bagus,” ujarnya.

Selain fasilitas di dalam terminal, akses transportasi menuju Bandara Husein Sastranegara turut menjadi perhatian, bahkan transportasi umum pendukung akan dikelola melalui Primkop AU.

Pemkot Bandung juga masih membahas aspirasi pengemudi transportasi online yang meminta area khusus untuk menunggu penumpang di kawasan bandara, sedangkan penentuan lokasinya masih dalam tahap pembahasan.

Selain itu, Pemkot Bandung berharap berbagai persiapan tersebut dapat mendukung meningkatnya kembali aktivitas penerbangan domestik maupun rencana pembukaan rute internasional dari Bandara Husein Sastranegara.

“Apabila seluruh proses perizinan berjalan sesuai rencana, penerbangan internasional dari pusat Kota Bandung tersebut ditargetkan mulai kembali beroperasi pada Oktober 2026,” jelas Wali Kota Farhan. B

Komentar

Bagikan