Sandiaga dan Nova Bahas Pengembangan Parekraf Aceh

0
4
Menparekraf/Kepala Baparekraf Sandiaga Uno (kanan) bersama Gubernur Aceh Nova Iriansyah. (Istimewa)
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kepala Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dan Gubernur Aceh Nova Iriansyah membahas pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Aceh.

Saat kunjungan kerja ke Provinsi Aceh, Sandiaga menjelaskan bahwa bahasan tersebut di antaranya tindak lanjut atas rencana investasi Uni Emirat Arab di Aceh dengan nilai sekitar US$500 juta atau sekitar Rp7 triliun.

“Tadi kita secara rinci membahas tahapan-tahapan dan rencana-rencana kesiapan kita atas rencana investasi dari Uni Emirat Arab di sektor pariwisata,” ujar Menparekraf di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (1/5/2021).

Sebelumnya, perusahaan asal UEA, Murban Energy Ltd. telah menyatakan komitmennya untuk melakukan investasi di Aceh.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent antara Pemerintah Aceh dengan Murban Energy di sela-sela kegiatan forum bisnis “Indonesia-Emirates Amazing Week (IEAW) 2021” pada Maret 2021.

Pengembangan kawasan wisata dengan menggandeng investor dari Uni Emirat Arab (UEA) itu rencananya akan dipusatkan di Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.

“Setelah ini akan kita lakukan rapat lanjutan dengan kementerian dan lembaga terkait,” jelas Sandiaga.

Menparekraf menuturkan, provinsi yang dikenal dengan sebutan “Serambi Mekah” itu memiliki potensi wisata dan ekonomi kreatif yang kaya.

Jadi, lanjutnya, patut dikembangkan agar potensi ini dikenal luas oleh wisatawan nusantara dan mancanegara.

“Aceh ini punya beberapa produk kreatif unggulan seperti batik dan juga Kopi. Ini akan kita pasarkan dengan taraf dunia untuk membangkitkan dan memulihkan ekonomi serta membuka peluang kerja,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyatakan, pihaknya mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan dalam rangka merealisasikan rencana investasi dari Uni Emirat Arab.

“Seperti misalnya hibah lahan milik pemprov dihibahkan ke pemerintah pusat dan juga perizinan yang jadi kewenangan kita ini sudah kita lakukan,” kata Nova.

Dalam kunjungan ini, Menparekraf Sandiaga didampingi oleh Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf Fadjar Hutomo, Ketua Bidang Promosi dan Humas Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Nur Asia Uno, dan Anggota Komisi X DPR RI, Illiza Sa’aduddin Djamal. B

 


Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here