Kualitas SDM Penerbangan Harus Ditingkatkan

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Standar Kompetensi Personel dalam Mendukung Pemulihan Industri Penerbangan bertema “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat” di Jakarta, Selasa (8/11/2022). (dok. dephub.go.id)
Bagikan

Indonesia memiliki peran strategis bagi dunia penerbangan, sehingga Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada sektor penerbangan terus ditingkatkan.

Menurut Menhub, beberapa saat yang lalu bertemu Presiden International Civil Aviation Organization (ICAO), Salvatore Sciacchitano, yang memberi catatan bahwa Indonesia menjadi negara penting bagi dunia penerbangan, baik karena jangkauan yang luas, maupun dari aspek keselamatan dan keamanan.

“Ini menuntut kita untuk melakukannya dengan profesional, melalui insan perhubungan yang memiliki kualifikasi dalam hal keselamatan, keamanan, pelayanan, surveillance, dan juga audit,” ujarnya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Standar Kompetensi Personel dalam Mendukung Pemulihan Industri Penerbangan bertema “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”, yang diselenggarakan Ikatan Ahli Bandar Udara Indonesia (IABI) di Jakarta, Selasa (8/11/2022).

Baca juga :   Bandara Halim Perdanakusuma Siap Layani Penerbangan Komersial Mulai 1 September 2022

Menhub menjelaskan, pemerintah telah mendelegasikan sejumlah pelayanan konektivitas transportasi kepada para operator transportasi, baik BUMN maupun swasta.

Sementara itu, pemerintah yang melakukan pengawasannya dan ini menuntut para operator memiliki kemampuan meningkatkan kualitas pelayanannya, menjaga aspek keselamatan dan keamanan, serta melakukan evaluasi perbaikan.

“Untuk itu, SDM menjadi hal yang penting. Bagaimana kita memberikan pelatihan-pelatihan untuk menambah pengetahuan mereka. Apakah itu petugas ATC, ground handling, kiranya perlu melakukan improvement. Bahkan dalam lembaga sertifikasi pun ada narasi dan pengetahuan baru yang diberikan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Menhub menyampaikan terima kasih kepada IABI yang telah menginisiasi kegiatan diskusi, karena ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang upaya pemulihan industri penerbangan pascapandemi, khususnya bandara.

Baca juga :   Kemenparekraf Evaluasi Layanan Penerbangan Internasional ke Bali

“Bandara diharapkan agar tetap mampu memberikan pelayanan sesuai standar keselamatan dan keamanan penerbangan internasional yang ditetapkan ICAO,” ungkapnya.

Pada kegiatan ini, Menhub juga menyaksikan penyerahan sertifikat lisensi lembaga sertifikasi profesi bandara Indonesia, yang diberikan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Kunjung Masehat kepada Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) S. Rafi.

Selain itu, juga dilakukan penyerahan sertifikat kompetensi dari LSP kepada asesi (peserta assessment). B

 

Komentar

Bagikan