
Jajaran PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengadakan pertemuan guna membahas berbagai permasalahan perkeretaapian nasional sebagai upaya penguatan sektor tersebut.
Menurut Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza, industri dalam negeri harus semakin siap, mulai dari komponen, teknologi, engineering, rantai pasok hingga standar keselamatan.
“Saya menerima jajaran PT KAI untuk membahas penguatan industri perkeretaapian nasional, karena kebutuhan transportasi berbasis rel terus meningkat,” ujarnya saat bertemu dengan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta.
Wamenperin Riza menjelaskan, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong ekosistem perkeretaapian yang mandiri, berdaya saing dan mampu memenuhi kebutuhan nasional.
Dukungan dan dorongan dari pemerintah untuk penguatan ekosistem industri perkeretaapian nasional, lanjutnya, melalui berbagai hal di antaranya peningkatan kapasitas produksi, penguatan industri komponen, penguasaan teknologi dan engineering, serta transfer teknologi.
“Penguatan lainnya adalah dengan integrasi rantai pasok dalam negeri untuk menjawab kebutuhan transportasi berbasis rel yang terus berkembang,” ungkap Wamenperin Riza.
Menurutnya, pertemuan tersebut juga untuk penguatan industri perkeretaapian nasional, karena peningkatan kebutuhan transportasi berbasis rel harus diikuti dengan kesiapan industri dalam negeri, baik dari sisi kapasitas produksi maupun standar keselamatan yang menjadi fondasi utama sektor ini.
“Kami berdiskusi mengenai pentingnya membangun ekosistem industri perkeretaapian yang lebih kuat, mulai dari penguatan industri komponen, transfer teknologi hingga pengembangan rantai pasok yang lebih terintegrasi,” tutur Wamenperin Riza.
Dengan fondasi tersebut, dia menambahkan, industri nasional dapat semakin siap memenuhi kebutuhan sarana perkeretaapian yang terus berkembang.
“Kemenperin akan terus mendorong agar pengembangan sektor perkeretaapian menjadi bagian dari penguatan industri manufaktur nasional. Tujuannya bukan sekedar memenuhi kebutuhan hari ini, tapi membangun industri yang semakin mandiri, berdaya saing dan mampu menjaga kualitas, serta keselamatan sebagai standar utama,” jelas Wamenperin Riza.
Selain itu, Kemenperin mendorong penguatan ekosistem dan kemandirian prioritaskan industri kereta api nasional melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), penguatan rantai pasok lokal, serta orientasi substitusi impor. B



