Dukungan Investasi Kembangkan Bandara Iskandar Pangkalan Bun

Bandara Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. (Istimewa)
Bagikan

Bandara Iskandar Pangkalan Bun kembali melayani penerbangan komersial penumpang dengan pergerakan sebanyak empat kali per harinya.

Kepala Bandara Iskandar Pangkalan Bun Zuber mengatakan bahwa, per 1 Juli 2020 maskapai penerbangan kembali beroperasi dengan pilihan rute Pangkalan Bun-Surabaya dan Pangkalan Bun-Semarang.

Selain itu, ada juga rute Pangkalan Bun-Jakarta meskipun kini belum dapat beroperasi kembali. Ada tiga maskapai yang ikut memenuhi permintaan masyarakat untuk rute tersebut, yaitu Citilink, Nam Air, dan Wings Air.

“Cukup lumayan, kini setiap hari ada empat kali penerbangan. Antusias masyarakat terhadap transportasi udara juga semakin meningkat,” ujar Zuber.

Untuk ukuran kota kabupaten di luar Pulau Jawa, keberadaan Bandara Iskandar ini sangat memadai dengan panjang landasan pacu (runway) 2.120 meter dengan lebar 45 meter.

Baca juga :   Ada Lima Sinyal Kuat Kebangkitan Penerbangan di Bandara AP II

Bahkan, bandara ini merupakan satu satunya bandara di Kalimantan Tengah yang memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) avtur.

Potensi berkembangnya Bandara Iskandar, selain didukung oleh daya tarik Taman Nasional Tanjung Puting sebagai habitat alami orangutan sebagai tujuan wisata konservasi yang telah go international, juga didukung oleh perkembangan pesat investor dan industri di sektor agronomi, serta agrobisnis lainnya di Kotawaringin Barat dan sekitarnya.

Selain dari Kabupaten Kotawaringin Barat, masyarakat Kabupaten Sukamara, Lamandau, dan sebagian besar dari Kabupaten Seruyan mengandalkan Bandara Iskandar Pangkalan Bun untuk bepergian keluar pulau. B

Komentar

Bagikan