Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menerima tawaran Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth dengan menjadikan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sebagai pusat Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) Pesawat Angkut Berat C-130 Hercules se-Asia.
“Dia menawarkan dan ini tidak ada di negara ASEAN. Dia menawarkan, Bagaimana kalau pemeliharaan C-130 di seluruh Asia saya pusatkan di Indonesia atas biaya kami?. Saya lapor Bapak Presiden, kasih Kertajati. Nah, kita sedang bekerja untuk itu,” jelasm Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.
Dia menuturkan hal tersebut dalam Rapat Kerja (Raker) Bersama antara Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan dan TNI pada Selasa (19/5/2026).
Namun demikian, Menhan Sjafrie tidak menjelaskan lebih lanjut berkait hal tersebut.
Sementara itu, informasi dari Kemhan menyebutkan bahwa terdapat rencana untuk menyiapkan kawasan Bandara Kertajati sebagai salah satu pusat MRO pesawat C-130 atau Hercules di kawasan Asia.
Pemilihan Bandara Kertajati atau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) mempertimbangkan ketersediaan lahan yang luas dan fasilitas pendukung penerbangan sudah memadai.
Pengembangan Bandara Kertajati sebagai MRO C-130 Hercules se-Asia akan dilakukan secara bertahap guna mendukung Indonesia sebagai hub pemeliharaan pesawat jenis Hercules di kawasan.
Hal tersebut sejalan dengan upaya penguatan kemandirian industri pertahanan dan dukungan logistik penerbangan strategis nasional. B




