Ditjen Hubdat Cek Kesiapan Prasarana dan Pengendalian Transportasi Darat Jelang Nataru

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno melakukan rapat mempersiapkan prasarana beberapa terminal menjelang Nataru. (dok. hubdat.dephub.go.id)
Bagikan

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubdat Kemenhub) telah mempersiapkan prasarana beberapa terminal, seperti Terminal Tipe A Harjamukti Cirebon, Terminal Tipe A Tegal, Terminal Tipe A Bulupitu Purwokerto dan Terminal Tipe A Bobotsari Purbalingga, yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang pada saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno menyatakan, berkaca dari angkutan natal dan tahun baru sebelumnya, prasarana menjelang Nataru 2022 dan 2023 mulai dipersiapkan.

“Dari hasil tinjauan di Terminal Harjamukti hari ini saya mengimbau untuk masyarakat fasilitas terminal yang sudah disiapkan oleh pemerintah dan gunakan angkutan umum apabila ingin ke kota-kota lain,” ujarnya saat peninjauan ke sejumlah terminal, Kamis (14/10/2022).

Menurut Dirjen Hendro, untuk perusahaan bus, Ditjen Hubdat Kemenhub mengimbau agar ada kesiapan bus dan pengemudinya menjelang Nataru tahun ini.

Dirjen Hendro juga mengingatkan kepada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) beserta Polri dan TNI untuk dapat mengantisipasi lonjakan masyarakat yang akan melaksanakan liburan pada beberapa titik.

Baca juga :   Kemenparekraf Luncurkan Carbon Footprint

Pada rapat tersebut, Dirjen Hendro mengharapkan saat Nataru mendatang diadakan pos terpadu yang diisi oleh berbagai instansi.

Menurut data dari Ditlantas Polda Jabar, terdapat beberapa daerah rawan kemacetan yang menjadi perhatian Kemenhub untuk bisa melakukan pendampingan pengamanan maupun arus kendaraan dengan pihak kepolisian.

Hal tersebut dipaparkan oleh Kepala BPTD Wilayah IX Jawa Barat Denny Michels bahwa pengendalian arus kendaraan bisa dilaksanakan dengan melakukan pembatasan waktu atau rekayasa lalu lintas.

Saat ini, lanjutnya, beberapa titik yang menjadi sorotan kemacetan yaitu Nagrek, Limbangan, dan Malambong.

“Prediksi nataru akan melonjak pada saat long weekend pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Begitupun arus balik diprediksi akan tersebar pada tanggal 26-27 Desember 2022,” jelas Denny.

Lebih lanjut lagi, dia menyatakan, Jalur Pantura merupakan salah satu jalur alternatif yang masih menjadi idaman masyarakat untuk melakukan perjalanan.

Oleh sebab itu, UPPKB Losarang dan UPPKB Balonggandu akan disulap menjadi rest area untuk para pemudik melakukan istirahat.

Namun, Dirjen Hendro meminta masyarakat dan pemerintah untuk bekerjasama dengan baik, sehingga saat Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Baca juga :   Gelar Temu Bisnis Perbankan Konvensional bagi UMKM Parekraf

Selanjutnya Dirjen Hendro melakukan tinjauan ke Terminal Tegal, Terminal Bulupitu dan Terminal Bobotsari.

Pada rapat di Terminal Bulupitu, Dirjen Hendro didampingi oleh Direktur Prasarana Transportasi Jalan, Popik Montanasyah, Dinas Perhubungan Kabupaten Purwokerto dan Polres Purwokerto juga membahas persiapan Angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, termasuk kecelakaan akibat kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), uji KIR, dan konversi kendaraan listrik.

Konsep ke depan untuk angkutan umum Kemenhub telah mengadakan aturan konversi kendaraan listrik.

Beberapa SPKLU juga telah dibangun melalui kerja sama dengan PLN, sehingga dengan manajemen yang semakin tahun semakin baik ini masyarakat diharapkan bisa berpindah dari transportasi pribadi ke transportasi umum.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Prasarana Transportasi Jalan, Popik Montanasyah menjelaskan, beberapa posko dan kendaraan pendukung akan dibangun menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. B

Komentar

Bagikan