DAMRI Operasikan 24 Bus Listrik Dukung KTT G20

Sebanyak 24 unit bus Damri disiapkan untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. (dok. damri.co.id)
Bagikan

Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) menyediakan sebanyak 24 unit bus listrik sebagai transportasi para peserta, demi kelancaran aksesibilitas transportasi saat penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

Perusahaan otobus ini bersinergi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT Industri Kereta Api (INKA) untuk menyediakan bus listrik medium.

Corporate Secretary DAMRI Akhmad Zulfikri menyatakan, saat ini sudah disiapkan tiga rute yang mengitari Nusa Dua, Bali. Jadi, lanjutnya, DAMRI sudah mempersiapkan beberapa hal menuju KTT yang berlangsung pada 15-16 November 2022.

“Persiapan itu di antaranya adalah melakukan pelatihan untuk para pengemudi, seperti memastikan Standar Minimum Pelayanan dalam keamanan dan kesiapan selama berkendara dan pengecekan kesehatan kepada pengemudi,” katanya dalam keterangan resmi.

Menurut Zulfikri, persiapan itu hingga simulasi jalur kepada seluruh tim operasional dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk dapat melayani dengan baik dan optimal.

Baca juga :   Masyarakat Transportasi Bisa Jadi Mata Pemerintah di Lapangan

Rute yang akan dilalui oleh bus listrik yang akan dioperasikan DAMRI di Nusa Dua itu dibagi menjadi tiga rute, di antaranya Rute ND 1, bus akan melewati Lapangan Lagoon-Sofitel Hotel & Resort-BNDCC-Bali Collection-Hotel St. Regis-Mulia Resort-Hotel Hilton-The Apurva Kempinski-Samabe Bali Suites & Villas.

Rute ND 2, bus akan melewati Nusa Dua Beach Hotel-The Westin Hotel-Hotel The Laguna-Hotel Melia Bali-Bali Collection-Hotel Grand Hyatt-Ayodya Resort Bali-Hotel Merusaka-The Apurva Kempinski.

Rute ND 3, bus akan melewati Bali Collection-The Mulia Resort-The Apurva Kempinski-Hotel Ritz Carlton.

“Kami optimis bus listrik dapat beroperasi secara prima, dengan persiapan yang matang dan pengecekan secara berkala, semoga pengoperasian armada ini mampu menunjang kelancaran agenda KTT G20,” jelas Zulfikri.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan, pihaknya akan menyiapkan sebanyak 30 unit bus listrik buatan dalam negeri selama agenda KTT G20 di Bali.

Baca juga :   KAI Perkenalkan Layanan Entertainment on Board

Kendaraan tersebut merupakan hasil kolaborasi Kemenhub bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas), universitas, serta asosiasi dan pelaku otomotif nasional.

“Ini saya ungkapkan saja bahwa pada penyelenggaraan KTT G20, kita siapkan 30 unit bus listrik buatan sendiri yang digunakan sebagai angkutan massal,” jelas Menhub.

Hanya saja, pada kesempatan ini Menhub masih belum bisa menjelaskan lebih jauh mengenai produk kendaraan tersebut, tapi dapat dipastikan bahwa 30 unit bus listrik dimaksud akan digunakan dalam jangka panjang.

Salah satunya adalah akan dipergunakan sebagai layanan angkutan massal perkotaan Buy The Service (BTS) di Surabaya dan Bandung, usai dipakai pada acara KTT G20 Bali. B

 

Komentar

Bagikan