AP II Siapkan Laboratorium Tes PCR Berstandar BSL 2 di Bandara Soetta


PT Angkasa Pura II tengah menyiapkan laboratorium tes berstandar Bio Safety Level 2 (BSL 2) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang yang siap dalam waktu dua pekan ke depan.

Laboratorium tersebut adalah laboratorium tes, sehingga pelaksanaan tes PCR bagi penumpang internasional yang baru mendarat di Terminal 3 dapat dilakukan lebih masif dengan hasil tes diketahui hanya dalam waktu satu jam.

Menurut President Director PT Angkasa Pura II (AP II) Muhammad Awaluddin, laboratorium ini akan mampu melakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) bagi sekitar 700-1.000 penumpang pesawat per jam atau jauh lebih banyak dibandingkan kapasitas saat ini 200 penumpang per jam.

PCR ini merupakan metode pemeriksaan virus SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus. Pengambilan tes ini dilakukan dengan cara mengusap rongga nasofarings dan atau orofarings dengan menggunakan alat, seperti kapas lidi khusus.

Baca juga :   Angkasa Pura Airports Layani 15,9 Juta Kg Kargo Selama Angkutan Lebaran 2022

“Adanya laboratorium tes berstandar BSL 2 membuat pemeriksaan PCR bisa dilakukan lebih banyak terhadap penumpang pesawat dari luar negeri yang baru mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, dan hasil tes PCR diketahui lebih cepat,” ujarnya dalam rilis perusahaan.

Awaluddin menuturkan, laboratorium tes berstandar BSL 2 ini semakin memperkuat penerapan Biosafety Management di Bandara Soekarno-Hatta.

Biosafety Management yang dicanangkan AP II guna mencegah dan menangani COVID-19 ini terdiri dari beberapa program, yakni laboratory testing facilities, biohazard precautions, environment screening, infrastructure sterilization, dan public health assurance.

Operasional laboratorium dan proses pelaksanaan tes PCR nantinya didukung oleh pemanfaatan teknologi informasi guna mendukung proses kedatangan internasional.

Selain itu, Awaluddin menambahkan, keberadaan laboratorium tes ini juga sebagai upaya memperketat pemeriksaan bagi penumpang pesawat yang berasal dari negara-negara berisiko tinggi.

Baca juga :   Prosedur Baru Kedatangan Luar Negeri di Bandara Soekarno-Hatta

“Adapun di area kedatangan internasional Terminal 3 saat ini juga sudah dilakukan penambahan bilik tes PCR bagi penumpang pesawat, dari 10 bilik menjadi 20 bilik,” jelasnya.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan langsung di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/9/2021) untuk memastikan proses kedatangan internasional penumpang pesawat sesuai dengan arahan yang sudah ada, serta protokol kesehatan diterapkan dengan baik.

“Pengendalian penumpang internasional di Bandara Soekarno-Hatta, PT AP II sudah melakukannya dengan sangat baik sekali,” ungkap Menhub.

PT AP II telah menyediakan tiga holding bay sebelum penumpang internasional melakukan tes PCR, dan dua area menunggu (waiting bay) bagi penumpang untuk menunggu hasil tes PCR, sehingga tidak terjadi penumpukan,” papar Menhub. B