TransNusa Perkuat Manado sebagai Hub Konektivitas di Indonesia Timur

Peresmian perluasan jangkauan TransNusa dengan penerbangan langsung Manado (MDC) - Ternate (TTE). (dok. transnusa.co.id)
Bagikan

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan pertumbuhan aktivitas ekonomi di kawasan Timur Indonesia, TransNusa kembali memperluas jaringan domestiknya dengan menghadirkan penerbangan langsung Manado (MDC) – Ternate (TTE).

Rute ini menjadi bagian dari upaya TransNusa memperkuat konektivitas antarkota strategis di Indonesia Timur, sekaligus mendukung akses yang lebih efisien bagi masyarakat, pelaku usaha dan wisatawan.

Rute Manado – Ternate akan dilayani dua kali setiap hari atau 14 kali dalam seminggu, memberikan lebih banyak pilihan jadwal bagi penumpang yang melakukan perjalanan bisnis, pemerintahan maupun wisata.

Dengan frekuensi tersebut, TransNusa berharap dapat menghadirkan konektivitas yang lebih andal di kawasan yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata yang terus berkembang.

Pembukaan rute ini juga semakin memperkuat peran Manado sebagai salah satu pusat konektivitas (hub) TransNusa di kawasan Indonesia Timur.

Saat ini, TransNusa telah mengoperasikan penerbangan dari dan menuju Manado ke berbagai destinasi domestik dan internasional, termasuk Sorong, Denpasar, serta Guangzhou.

Dengan jaringan tersebut, Manado tidak hanya menjadi pintu gerbang menuju Sulawesi Utara, tetapi juga menjadi titik penghubung yang memudahkan masyarakat di Indonesia Timur untuk mengakses lebih banyak destinasi dalam jaringan penerbangan TransNusa.

Kehadiran rute baru menuju Ternate semakin melengkapi jaringan tersebut sekaligus membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat Maluku Utara menuju berbagai kota di Indonesia maupun destinasi internasional yang dilayani TransNusa melalui Manado.

Menurut Group CEO TransNusa Datuk Bernard Francis, pengembangan jaringan domestik merupakan bagian penting dari strategi perusahaan dalam membangun konektivitas yang lebih merata di seluruh Indonesia.

“Indonesia adalah negara kepulauan yang membutuhkan konektivitas udara yang kuat agar masyarakat dapat bergerak lebih mudah dan lebih cepat, sehingga kami terus mengembangkan jaringan penerbangan yang tidak hanya menghubungkan kota – kota besar, tapi juga memperkuat akses menuju kawasan yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi,” ungkapnya.

Manado memiliki peran yang semakin strategis sebagai salah satu hub TransNusa di Indonesia Timur dan kehadiran rute Manado – Ternate akan semakin memperkuat konektivitas kawasan ini, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat menuju jaringan domestik maupun internasional.

Datuk Bernard menambahkan bahwa setiap pengembangan jaringan TransNusa dirancang untuk menciptakan konektivitas yang saling terhubung, sehingga setiap rute baru tidak hanya menjadi tambahan destinasi, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap jaringan penerbangan TransNusa secara keseluruhan.

“Kami melihat setiap rute sebagai bagian dari sebuah jaringan. Ketika sebuah kota berkembang sebagai hub, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penumpang yang bepergian dari dan ke kota tersebut, tapi juga oleh daerah di sekitarnya yang memperoleh akses menuju lebih banyak destinasi,” ungkapnya.

Melalui pengembangan jaringan ini, Datuk Bernard menambahkan, pihaknya ingin terus menghadirkan konektivitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi, perdagangan, investasi dan pariwisata di Indonesia Timur.

Selain mendukung mobilitas masyarakat lokal, pembukaan rute ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.

Ternate dikenal sebagai salah satu pusat sejarah Jalur Rempah dunia dengan berbagai peninggalan Kesultanan Ternate, benteng bersejarah dan keindahan alam yang menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Di sisi lain, Manado menjadi pintu masuk menuju berbagai destinasi unggulan di Sulawesi Utara, termasuk Taman Nasional Bunaken dan sejumlah destinasi wisata alam lainnya.

Tiket penerbangan Manado – Ternate telah tersedia untuk dipesan melalui situs resmi TransNusa www.transnusa.co.id dan seluruh kanal penjualan resmi mulai dari Rp999.000 untuk sekali jalan.

Sementara itu, penerbangan Manado – Ternate dijadwalkan berangkat pukul 07.30 Wita dan tiba pukul 09.25 WIT, serta penerbangan kedua berangkat pukul 10.20 Wita dan tiba pukul 12.15 WIT, sedangkan penerbangan Ternate – Manado berangkat pukul 09.55 WIT dan 12.45 WIT.

Seluruh penerbangan dilayani menggunakan armada COMAC C909 dengan berbagai layanan bernilai tambah, termasuk bagasi gratis hingga 20 kg, pilihan Extra Legroom, snack dan minuman gratis, serta diskon tiket untuk anak. B

 

Komentar

Bagikan