PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) memperluas konektivitas dari Lampung melalui pembukaan dua rute penerbangan baru yang menghubungkan Bandar Udara (Bandara) Internasional Radin Inten II dengan Jakarta dan Kuala Lumpur.
Melalui rute Lampung – Kuala Lumpur, TransNusa menjadi satu – satunya maskapai yang menyediakan penerbangan langsung antara Lampung dan Kuala Lumpur, sedangkan layanan Jakarta – Lampung akan beroperasi hingga tiga kali sehari.
Menurut Chief Executive Officer TransNusa Group Datuk Bernard Francis, kedua rute tersebut mulai beroperasi pada 24 Agustus 2026, menghadirkan pilihan perjalanan baru bagi masyarakat Lampung, mulai dari akses langsung ke jaringan internasional melalui Kuala Lumpur hingga konektivitas yang lebih fleksibel menuju Jakarta.
“Kehadiran rute internasional ini juga menandai dimulainya operasional penerbangan internasional reguler dari Bandara Internasional Radin Inten II, yang telah dipersiapkan dengan berbagai fasilitas pendukung layanan internasional sebagai bagian dari penguatan konektivitas udara Provinsi Lampung,” jelasnya.
Pembukaan dua rute baru tersebut menjadi bagian dari langkah TransNusa dalam memperluas konektivitas udara dari Lampung.
Melalui penerbangan langsung menuju Kuala Lumpur dan layanan penerbangan yang lebih sering menuju Jakarta, masyarakat Lampung kini memiliki lebih banyak pilihan untuk melakukan perjalanan tanpa harus bergantung pada akses dari kota lain.
Pengembangan konektivitas tersebut juga sejalan dengan upaya menjadikan Bandara Internasional Radin Inten II sebagai gerbang udara internasional di Sumatra bagian Selatan.
Didukung kesiapan infrastruktur, fasilitas penerbangan internasional dan kapasitas terminal yang mampu melayani hingga 735 penumpang per jam, bandara ini siap mendukung operasional armada COMAC C909, sekaligus mengakomodasi peningkatan mobilitas penumpang domestik maupun internasional.
Datuk Bernard menjelaskan, pembukaan kedua rute baru ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan jaringan penerbangan yang semakin terintegrasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Lampung maupun wilayah Sumatra secara lebih luas.
“Pembukaan rute Lampung – Kuala Lumpur menjadi langkah penting dalam memperluas akses masyarakat Lampung terhadap konektivitas internasional,” ungkapnya.
Dengan adanya penerbangan langsung setiap hari, Datuk Bernard menambahkan, masyarakat kini memiliki pilihan perjalanan yang lebih mudah dan efisien untuk terhubung dengan Malaysia maupun berbagai destinasi lainnya melalui Kuala Lumpur.
Di saat yang sama, kehadiran rute Jakarta – Lampung memperkuat konektivitas domestik dan mendukung terbentuknya jaringan penerbangan yang lebih terintegrasi dari Lampung.
Mengenai rute Lampung (TKG) – Kuala Lumpur (KUL) menjadi layanan internasional baru yang menghubungkan Lampung secara langsung dengan Malaysia.
Penerbangan ini akan beroperasi setiap hari dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 45 menit, memberikan alternatif perjalanan yang lebih praktis bagi masyarakat Lampung dan wilayah sekitarnya.
Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat Lampung untuk bepergian ke Malaysia dan berbagai negara lainnya, rute ini juga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Lampung.
Provinsi ini memiliki beragam destinasi unggulan seperti Taman Nasional Way Kambas, Teluk Kiluan, Pulau Pahawang hingga Pantai Tanjung Setia yang dikenal sebagai salah satu destinasi selancar terbaik di Indonesia.
Selain membuka akses internasional dari Lampung, TransNusa juga memperkuat konektivitas domestik melalui rute Jakarta (CGK) – Lampung (TKG).
Rute ini menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan Bandara Internasional Radin Inten II dan akan beroperasi hingga tiga kali setiap hari.
Dengan waktu tempuh sekitar 45 menit hingga 60 menit, penerbangan ini memberikan pilihan perjalanan yang lebih cepat dan fleksibel bagi masyarakat yang bepergian antara Jakarta dan Lampung.
Frekuensi penerbangan yang lebih tinggi juga memungkinkan penumpang memiliki lebih banyak pilihan waktu keberangkatan sesuai dengan kebutuhan perjalanan.
“Dengan membuka kedua rute ini secara bersamaan, kami ingin memberikan pilihan konektivitas yang lebih lengkap bagi masyarakat Lampung,” tuturnya.
Rute Lampung – Kuala Lumpur menghadirkan akses langsung ke jaringan internasional, sedangkan rute Jakarta – Lampung memperkuat hubungan Lampung dengan pusat aktivitas nasional.
“Keduanya menjadi bagian dari upaya kami untuk membangun konektivitas yang semakin terintegrasi. Kami melihat Lampung memiliki potensi yang sangat besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan destinasi pariwisata,” ujar Datuk Bernard.
Dengan hadirnya penerbangan langsung ke Kuala Lumpur dan peningkatan frekuensi menuju Jakarta, manajemen TransNusa Group berharap konektivitas yang lebih baik ini dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat, dunia usaha maupun sektor pariwisata untuk terus berkembang. B




