Semua Angkutan Udara Perintis Beroperasi Pada Januari 2023 di Seluruh Korwil

Penerbangan perdana angkutan perintis di Bandara Dekai. (dok. hubudkemenhub)

Program angkutan udara perintis penumpang dan kargo tahun 2023 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubud Kemenhub) sudah terlaksana semua di 21 Koordinator Wilayah (Korwil) pada Januari 2023.

Penerbangan perdana angkutan perintis di Bandara Elelim. (dok. hubudkemenhub)

Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud) Kemenhub Maria Kristi Endah Murni menyatakan, setelah penandatangan kontrak pada akhir Desember 2022, akhirnya semua Korwil telah melakukan penerbangan perdana perintisnya.

“Penerbangan perdana perintis itu, baik penumpang maupun kargo,” katanya di Jakarta pada Selasa (24/1/2023).

Penerbangan perdana angkutan perintis Masamba. (dok. hubudkemenhub)

Dirjen Kristi menjelaskan, penyelenggaraan angkutan udara perintis merupakan salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan konektifitas dan mengatasi persoalan logistik di daerah Terpencil, Tertinggal, Terluar dan Perbatasan (3TP).

Penerbangan perdana angkutan perintis Merauke. (dok hubudkemenhub)

Angkutan udara perintis pada tahun 2023 dilayani oleh 21 Korwil, dengan jumlah rute angkutan udara perintis sebanyak 220 rute penumpang dan 41 rute kargo.

Baca juga :   Indonesia dan Hungaria Bahas Pengelolaan Proving Ground
Penerbangan perdanan angkutan perintis Sumenep. (dok. hubudkemenhub)

“Jadi, diharapkan dengan program ini masyarakat dapat merasakan kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan pokok dan logistik yang berkelanjutan,” jelasnya.

Penerbangan perdana angkutan perintis Tanah Merah. (dok. hubudkemenhub)

Selain itu, juga mampu menekan disparitas harga kebutuhan pokok di wilayah 3TP, sehingga tidak terjadi perbedaan harga yang terlalu jauh dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya yang memiliki keterbatasan akses.

Penerbangan perdana angkutan perintis Korwil Tarakan. (dok. hubudkemenhub)

Adapun 21 Korwil pengelenggara angkutan udara perintis yaitu :

  1. Korwil Sinabang.
  2. Korwil Gunung Sitoli.
  3. Korwil Singkep.
  4. Korwil Kuala Pembuang.
  5. Korwil Tarakan.
  6. Korwil Samarinda.
  7. Korwil Sumenep.
  8. Korwil Masamba.
  9. Korwil Waingapu.
  10. Korwil Ternate.
  11. Korwil Langgur.
  12. Korwil Sorong.
  13. Korwil Manokwari.
  14. Korwil Nabire.
  15. Korwil Elelim.
  16. Korwil Wamena.
  17. Korwil Timika.
  18. Korwil Merauke.
  19. Korwil Tanah Merah.
  20. Korwil Dekai.
  21. Korwil Oksibil.
Baca juga :   INACA dan Direktur DKPPU Bahas Regulasi UPRT

Dirjen Kristi berharap masing-masing Korwil dan operator penerbangan yang telah ditetapkan untuk tetap konsisten dan bertanggung jawab sampai kontrak selesai, sehingga program angkutan udara perintis ini dapat berjalan dengan selamat, aman dan nyaman. B

Komentar