Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi memasuki hari ke-54.
Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi terus berlangsung secara bertahap dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan dan kelancaran layanan hingga seluruh jemaah kembali ke tanah air.
Berdasarkan data pada hari ini, sebanyak 202 kloter telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah dengan total 78.632 jemaah dan 806 petugas.
Dengan demikian, jumlah jemaah dan petugas yang telah dipulangkan mencapai 79.438 orang.
Sementara itu, sebanyak 195 kloter dengan total 76.051 jemaah dan 778 petugas telah tiba di Indonesia, sedangkan total kedatangan di tanah air hingga hari ini mencapai 76.829 orang.
Di sisi lain, proses pergerakan jemaah haji Gelombang II dari Makkah menuju Madinah juga terus berjalan.
Hingga saat ini, sebanyak 103 kloter dengan total 39.391 jemaah dan 412 petugas telah diberangkatkan ke Madinah atau sebanyak 39.803 orang.
Adapun jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia hingga hari ini berjumlah 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.
Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha mengatakan bahwa fase pemulangan merupakan bagian penting dari rangkaian operasional haji yang harus dijalankan dengan standar layanan yang sama baiknya, seperti saat kedatangan dan puncak ibadah haji.
“Memasuki fase kepulangan, fokus kami adalah memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman, nyaman dan sehat. Oleh karena itu, seluruh petugas tetap bekerja penuh hingga kloter terakhir meninggalkan Arab Saudi,” ujarnya.
Menurut Ichsan, perhatian petugas saat ini juga tertuju pada jemaah haji yang masih berada di Arab Saudi untuk menjalani rangkaian ibadah dan persiapan kepulangan ke Indonesia.
“Layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan hingga pendampingan ibadah bagi jemaah yang masih berada di Arab Saudi terus kami optimalkan. Kami ingin memastikan seluruh jemaah memperoleh layanan yang baik sampai akhir operasional,” jelasnya.
Ichsan juga mengimbau jemaah yang akan kembali ke Indonesia untuk menjaga kondisi kesehatan, mematuhi ketentuan penerbangan dan tidak menyimpan air zamzam di dalam koper guna menghindari kendala dalam proses pemeriksaan di Bandara.
“Kami mengajak seluruh jemaah untuk tetap menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas. Kebersamaan, kedisiplinan dan kepedulian yang telah terbangun selama berhaji semoga terus terjaga hingga kembali ke daerah masing – masing,” tuturnya.
Dia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh lancarnya pelaksanaan puncak ibadah, tetapi juga oleh tuntasnya pelayanan pemulangan seluruh jemaah ke tanah air.
“Kemenhaj terus mengawal proses kepulangan ini dengan sebaik – baiknya. Komitmen kami adalah menghadirkan layanan yang aman, nyaman dan humanis hingga jemaah terakhir tiba kembali di Indonesia,” ungkapnya. B




