PT JAS Implementasi Cargo Terminal Digitalization

Pengiriman kargo menggunakan PT Jasa Angkasa Semesta Tbk. (dok. ptjas.co.id)
Bagikan

PT Jasa Angkasa Semesta Tbk. (JAS) selaku pemenang seleksi tender Cargo Terminal Operator akan mengimplementasikan Cargo Terminal Digitalization melalui Sistem Kargo Terintegrasi atau Cargo Integrated System.

Direktur Utama PT JAS Adji Gunawan menyatakan, sistem ini yang akan membantu mensimplifikasi proses bisnis, serta meningkatkan efisiensi dan transparansi pembayaran yang terintegrasi dengan seluruh stakeholder dalam ekosistem kargo dan logistik.

“Selain itu, Cargo Integrated System ini juga akan terintegrasi dengan HS-Code INSW dan National Logistics Ecosystem (NLE),” katanya di sela-sela penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Angkasa Pura Airport dan PT JAS selaku pemenang seleksi mitra usaha jasa terkait bidang kargo dan pos atau Cargo Terminal Operator (CTO) yang beroperasi di Terminal Kargo dan Pos di Bandara Juanda Surabaya dan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Baca juga :   Angkasa Pura Airports Layani 105 Reaktivasi dan Pembukaan Rute Penerbangan Baru Pada Januari-Juli 2022

Terminal Kargo Internasional Bandara Juanda Surabaya yang memiliki luas area sebesar 3.249,91 m2 akan mulai dikelola oleh PT JAS per 1 Desember 2022.

Untuk Terminal Kargo Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali memiliki luas area sebesar 3.000 m2 dan akan mulai dikelola PT JAS per 1 Januari 2023.

Direktur Utama PT JAS Adji Gunawan menegaskan, komitmennya sebagai Cargo Terminal Operator di dua bandara Angkasa Pura Airports tersebut.

Menurutnya, sebagai salah satu perusahaan ground handling nasional, PT JAS akan memberikan full commitment terhadap strategi operasional dan juga penerapan teknologi fasilitas pendukung agar tercipta cargo environment yang lebih sustainable, baik di Denpasar maupun di Surabaya.

Baca juga :   AP II Jajaki Kolaborasi Dengan IATA, Changi Airport Group dan Garuda Indonesia

“Saya juga berharap kerja sama yang akan berlangsung ke depannya dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan kargo internasional di Indonesia,” ujar Adji Gunawan.

Sebagai informasi, pada periode Januari hingga September 2022, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali tercatat telah melayani total trafik kargo sebesar 25.824 ton dengan rincian 8.601 ton kargo internasional dan 17.223 ton kargo domestik.

Pada periode yang sama, Bandara Juanda Surabaya telah melayani total trafik kargo sebesar 51.451 ton dengan rincian 7.639 ton kargo internasional dan 43.811 ton kargo domestik. B

 

 

Komentar

Bagikan