Proyek Jalan Tol Cisumdawu Menuju Bandara Kertajati Dipercepat

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kaos merah) di Sektor 6 Tol Cisumdawu, Desa Ujung Jaya, Sumedang, Jumat (18/6/2021). (Istimewa)

Proyek Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) yang akan menghubungkan Kota Bandung dengan Bandara Kertajati, Jawa Barat ditargetkan selesai pada Desember 2021.

Jalan tol tersebut akan mempercepat jarak tempuh dari dan ke Bandara Kertajati melalui Kota Bandung, sehingga mempermudah bagi calon penumpang yang akan melakukan perjalanan dengan menggunakan moda transportasi udara itu.

Untuk itu, pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait akan bersama-sama mempercepat pengerjaan proyek tersebut, seperti disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Menurutnya, pemerintah menyebut akan ‘mengeroyok’ pengerjaan Jalan Tol Cisumdawu agar dapat selesai sesuai target.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menuturkan akan menurunkan tim khusus untuk mengecek hambatan yang terjadi di Tol Cisumdawu, mengingat tanah di Tol Cisumdawu sebagian sudah bebas, tapi belum dapat dilakukan konstruksi.

Baca juga :   Bandara Juanda Surabaya Siap Terima Penerbangan Internasional

“Termasuk saya tim khususnya. Jadi sekarang ini kita ‘keroyok’ fokus untuk memonitor mana-mana yang ada masalah, kita selesaikan di lapangan,” jelas Basuki Hadimuljono di Sektor 6 Tol Cisumdawu, Desa Ujung Jaya, Sumedang, Jumat (18/6/2021).

Dia menuturkan, sebelumnya pihaknya bersama Menko Kemaritiman dan Investasi sudah melakukan rapat. Selain itu, lanjutnya, pemerintah daerah pun ikut terjun untuk menyelesaikan masalah di Tol Cisumdawu.

“Bahkan, bapak bupati sudah turun langsung, terima kasih Pak Bupati Sumedang, kemudian Kementerian ATR, Kodim, Polres, semua turun termasuk perhutani,” kata Basuki.

Saat ini, Tol Cisumdawu dikerjakan oleh tiga perusahaan. Setelah melakukan rapat, akhirnya tiga perusahaan lainnya pun ikut serta dalam proyek pengerjaan Tol Cisumdawu.

Kontraktor yang melaksanakan proyek Tol Cisumdawu di antaranya, PT Girder Indonesia, PT Waskita Wijaya, PT Wijaya Karya, PT Pembangunan Perumahan, PT Adikarya, dan PT Brantas Abipraya.

Baca juga :   Bandara Soekarno-Hatta Jadi Etalase Seni dan Budaya Indonesia Sambut Delegasi G20

“Semua progres ini nanti akan kita targetkan selesai Desember 2021 ini,” ujar Basuki.

Menteri PUPR menyatakan, apabila kontraktor mengalami kendala dengan pembebasan lahan harus segera menghubungi PUPR. Bahkan, dia menambahkan jika hanya terkendala izin, karena lahan menuju lokasi proyek tertutup lahan.

“Jadi, tadi sudah saya sampaikan berdasarkan kesepakatan di rapat, untuk perizinan tidak perlu menunggu ijin kalau itu hanya untuk akses masuk ke lokasi proyek, silakan masuk,” katanya.

Pembangunan Tol Cisumdawu terbagi ke dalam enam sektor. Tiga sektor di antaranya sudah dinilai mendekati 100%.

“Progresnya macam-macam, seksi 1 sudah 70%, seksi 2 sekitar 95%, dan seksi 3 sudah 100%. Yang, seksi 4, 5 dan 6 akan kita percepat,” ungkap Basuki. B

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here