Perjalanan Udara dengan Tes GeNose

0
17
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sedikitnya empat bandar udara (bandara) di Indonesia sudah menggunakan alat deteksi Covid-19 GeNose mulai 1 April 2021, setelah sebelumnya perjalan udara harus menggunakan rapid test Antigen.

Keempat bandara tersebut adalah Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Internasional Yogyakarta, dan Bandara Internasional Juanda Surabaya.

Tes GeNose ini bisa menjadi alternatif pengganti hasil negatif rapid test Antigen dan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) sebagai syarat penerbangan. Calon penumpang sebelumnya harus menunjukkan hasil negatif rapid test Antigen atau RT-PCR, sebelum diperbolehkan naik pesawat.

Sementara itu, pada awalnya tes GeNose berlaku untuk perjalanan darat menggunakan kereta api dan laut melalui beberapa pelabuhan. GeNose adalah alat produksi dalam negeri yang sudah teruji.

Sebelumnya GeNose C19 sudah dilakukan di 44 stasiun kereta api sejak 5 Februari 2021 dan sudah melakukan pengujian terhadap lebih dari 300.000 orang.

Alhamdulillah hari ini pertama kali GeNose diberlakukan di empat bandara. Saya ucapkan terima kasih kepada Dirjen Perhubungan Udara, Angkasa Pura II dan Danlanud Husein Sastranegara. Saya berpesan agar dilakukan dengan teliti karena ini proses yang penting agar setiap orang yang bepergian bisa dideteksi,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam pernyataan pers di Jakarta, Kamis (1/4/2021).

Penggunaan GeNose di bandara diatur dalam Surat Edaran (SE)  Kemenhub No. 26 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut SE Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 No. 12 Tahun 2021.

GeNose jadi syarat penumpang pesawat protokol kesehatan baru, sedangkan sertifikat vaksin bisa jadi akan menjadi syarat perjalanan penumpang kereta api.

Meskipun demikian, Budi Karya menegaskan, agar pengecekan kesehatan harus dilakukan dengan teliti di simpul-simpul transportasi, seperti di bandara, stasiun kereta api, dan pelabuhan. B


Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here