Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersama dengan Perusahaan Umum (Perum) DAMRI menghadirkan kembali layanan Angkutan Antarkota Antarprovinsi (AKAP) dari Kalianda menuju sejumlah kota di Pulau Jawa guna meningkatkan aksesibilitas transportasi masyarakat.
Menurut Asisten Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan Edy Firnandi, kehadiran kembali layanan DAMRI merupakan tindak lanjut arahan bupati setempat untuk memperkuat konektivitas wilayah, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi umum yang lebih mudah dijangkau.
“Kami berharap layanan Damri kembali hadir di Lampung Selatan, sehingga masyarakat dapat mengakses transportasi antarkota dengan lebih mudah tanpa harus menuju Bakauheni terlebih dahulu,” jelasnya.
Dia menambahkan, layanan bus Damri direncanakan melayani trayek Kalianda – Jakarta, Kalianda – Bandung dan Kalianda – Bumi Serpong Damai (BSD) dengan target operasional paling lambat pada September 2026.
Menurut Edy, selama ini masyarakat Lampung Selatan yang hendak menggunakan layanan menuju Jakarta maupun kota lainnya di Pulau Jawa masih harus berangkat ke Bakauheni, sehingga keberadaan layanan tersebut di Kalianda akan memberikan kemudahan dan efisiensi perjalanan.
Sementara itu, General Manager Perum DAMRI Cabang Lampung Resta Mahardika menuturkan, DAMRI telah melakukan survei lapangan bersama pemerintah daerah untuk menentukan lokasi yang akan digunakan sebagai titik pelayanan penumpang.
“Insyaallah paling lambat bulan September layanan komersial sudah bisa mulai beroperasi. Lokasi yang telah disurvei berada di aset milik pemerintah daerah dan akan menjadi titik naik, serta turun penumpang di Lampung Selatan,” tuturnya.
Pada tahap awal, lanjutnya, DAMRI akan mengoperasikan armada kelas Executive dan Royal Class untuk melayani rute menuju Jakarta, Bandung dan BSD.
Selain layanan komersial, pihaknya juga membuka peluang kerja sama pengembangan angkutan perintis dan angkutan pariwisata guna mendukung mobilitas masyarakat, serta pengembangan destinasi wisata di Lampung Selatan.
“Potensi wisata di Lampung Selatan sangat besar. Oleh karena itu, kami berharap ke depan tidak hanya layanan komersial yang berjalan, tetapi juga angkutan perintis dan angkutan pariwisata,” ungkap Resta.
Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah berharap layanan DAMRI dapat kembali hadir sebagai sarana transportasi yang aman, nyaman dan terjangkau, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, serta sektor pariwisata di Kabupaten Lampung Selatan. B




