
PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatatkan sekitar 24.425.393 pelanggan menggunakan layanan MRT Jakarta sepanjang Januari – Juni 2026 atau Semester I/2026.
Jumlah tersebut menunjukkan ada sekitar 134.947 pelanggan naik Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta setiap hari dengan rincian 163.124 pelanggan setiap hari saat hari kerja Senin – Jumat dan 89.994 pelanggan setiap hari akhir pekan Sabtu – Minggu.
Selain itu, PT MRT Jakarta (Perseroda) optimistis dapat memenuhi target 50 juta pelanggan dengan rata – rata 137.000 pelanggan per hari pada akhir tahun 2026.
Sepanjang semester pertama ini pula, pada Juni menunjukkan angka keterangkutan tertinggi baik total maupun harian.
Tercatat lebih dari 4,5 juta pelanggan dengan rata – rata harian mencapai lebih dari 150.000 pelanggan.
PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat menggunakan MRT Jakarta dalam mobilitas sehari – harinya.
Capaian Semester I/2026 ini menunjukkan peningkatan apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Pada tahun 2025, tengah tahun pertama mencatatkan 21 juta pelanggan dengan rata – rata harian sekitar 116.000 pelanggan.
Peningkatan ini menunjukkan sinyal positif terhadap penggunaan moda transportasi publik sebagai alat transportasi sehari – hari oleh masyarakat.
Selain angka keterangkutan yang konsisten meningkat, pembangunan Fase 2A pun terus menunjukkan kemajuan.
Pada semester tahun ini, perkembangannya telah mencapai 61,80% dari target 60,98%.
Terowongan arah Utara pun telah selesai dibangun dan menghubungkan Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI) Bank Jakarta dan Stasiun Kota.
Pemasangan rel pun terus dipercepat. Rel di kedua terowongan antara Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta dan Stasiun Thamrin telah selesai dipasang, termasuk di kedua peron Stasiun Thamrin.
Saat ini, tim konstruksi terus mempercepat pemasangan rel di kedua terowongan penghubung Stasiun Thamrin dan Monas.
MRT Jakarta optimistis target 65% untuk konstruksi Fase 2A Lin Utara Selatan pada akhir tahun 2026 dapat terpenuhi. B



