Konstruksi Ruang Multifungsi dan Entre Baru MRT Jakarta Stasiun Bundaran HI – Bank Jakarta Capai 23,52%

Ilustrasi area Extended Concourse atau ruang multifungsi dan entre baru stasiun MRT Jakarta. (dok. instagrammrtjakarta)
Bagikan

Sejak dimulai pada Februari 2026, perkembangan konstruksi ruang multifungsi (extended concourse) dan entre baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta menunjukkan hasil memuaskan.

Per Agustus 2026, pembangunannya telah mencapai 23,52%. Sejumlah pekerjaan utama, seperti prebooring pada Muara 1 dan Muara 2, pemancangan SPP untuk persiapan pekerjaan open cut, terus dilakukan.

Pembangunan ruang multifungsi dan entre baru ini merupakan bagian dari persiapan potensi peningkatan jumlah pelanggan saat operasional Fase 2A mendatang.

Penambahan ini juga merupakan bagian dari pengembangan sirkulasi bawah tanah dan membuka potensi interkoneksi dengan area komersial.

Lebih jauh lagi, akan menghadirkan tidak kurang dari 4.400 meter persegi ruang yang dapat digunakan sebagai area ritel, Food and Beverage (F&B), layanan, dan kemitraan sesuai kebutuhan pelanggan.

Dalam perencanaannya, akan dibangun ruang multifungsi dan tambahan tiga entre baru, yaitu dua entre di sisi Barat stasiun dan satu entre di sisi Timur stasiun.

Dua entre dilengkapi dengan tangga dan eskalator, sedangkan satu entre dengan elevator menuju ke area pejalan kaki di sisi kiri dan kanan Jalan M.H. Thamrin.

Area ini nantinya akan dapat diakses melalui lift yang ada di Halte Transjakarta Bundaran Hotel Indonesia (HI) Astra.

Selain itu ruang multifungsi dan entre baru, juga akan dibangun suar penyejuk dan ventilasi (cooling and ventilation tower). Penyelesaiannya ditargetkan pada pertengahan tahun 2027.

Pengembangan ini bertujuan agar Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta dapat menjadi pusat kawasan berorientasi transit yang mengusung interkoneksi dengan bangunan di sekitarnya, sesuai dengan prinsip transit-oriented development yang diusung PT MRT Jakarta (Perseroda).

Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta yang kedalamannya mencapai 18 meter di bawah permukan tanah ini merupakan salah satu stasiun tersibuk di Fase 1 Lin Utara Selatan dengan rata – rata pelanggan mencapai sekitar 450.000 pelanggan hingga 500.000 pelanggan setiap bulan.

Jumlah yang diprediksi akan terus meningkat apabila Fase 2A Lin Utara Selatan Segmen 1 Bundaran HI – Monas mulai beroperasi.

Pembangunan ruang multifungsi dan entre baru ini sebagai persiapan operasional Fase 2A Segmen 1 hingga Monas yang ditargetkan pada akhir tahun 2027 dan hingga Kota pada akhir tahun 2029. B

Komentar

Bagikan