PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berencana untuk membangun travelator yang akan menyambungkan Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City sebagai bagian dari rencana integrasi Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City.
“Mantap pokoknya mantap. Persiapan pembangunan travelator 70 hari sejak besok,” kata Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin di Jakarta.
Dalam kesempatan terpisah, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi berharap pembangunan fasilitas travelator dari Stasiun Karet ke Stasiun BNI City dapat selesai sesuai target yang ditetapkan KAI.
“Insyaallah, kalau 70 hari mestinya sudah selesai,” ujarnya.
Dia menjelaskan, integrasi Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City dalam rangka agar masyarakat pengguna bisa menjadi lebih nyaman.
“Rencananya mau kita perbaiki nanti untuk supaya masyarakat pengguna bisa menjadi lebih nyaman lagi,” katanya.
Sebagai informasi, KAI Daop 1 Jakarta bersama KAI Commuter lakukan proses pekerjaan integrasi Stasiun Sudirman Baru/BNI City dengan Stasiun Karet mulai 1 September 2026.
Integrasi ini disiapkan sebagai bagian dari peningkatan layanan Commuter Line Jabodetabek melalui penataan alur pelanggan, penguatan keselamatan operasi dan pembenahan akses di kawasan sekitar stasiun.
Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi mengatakan bahwa nantinya integrasi ini juga untuk membuat perjalanan pelanggan lebih aman dan lebih nyaman.
“Selama proses pekerjaan integrasi ini disiapkan dengan prinsip kehati – hatian karena Stasiun Karet telah menjadi bagian dari aktivitas harian pengguna Commuter Line dan masyarakat sekitar stasiun,” ungkapnya.
Purnomo menambahkan bahwa pekerjaan proses integrasi ini akan dilakukan mulai 1 September hingga 31 Desember 2026.
“Selama proses pekerjaan tersebut, layanan naik dan turun pengguna Commuter Line dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City,” ungkapnya.
Mengenai pengguna Commuter Line yang sebelumnya naik dan turun di Stasiun Karet, nantinya menggunakan akses selasar di samping Stasiun Karet untuk menuju Stasiun BNI City.
Fasilitas gate elektronik, loket dan hal di sisi Barat Stasiun BNI City sudah terpasang dan akan terintegrasi dengan akses dari pintu Karet.
Saat ini, perjalanan Commuter Line dari dan menuju lintas Kampung Bandan atau Cikarang melalui Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru/BNI City sebanyak 264 perjalanan.
Dengan adanya integrasi ini perjalanan Commuter Line Cikarang tidak mengalami perubahan, hanya saja naik dan turun pengguna di Stasiun Karet menjadi di Stasiun Sudirman Baru/BNI City.
Sementara itu, untuk layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) di Stasiun BNI City tidak ada perubahan selama proses pekerjaan ini.
Mengenai layanan proses naik dan turun pengguna Commuter Line Basoetta masih sesuai dengan layanan saat ini.
Dalam rencana integrasi tersebut, area Stasiun Karet akan diarahkan menjadi concourse atau ruang penghubung menuju Stasiun BNI City.
KAI juga menyiapkan fasilitas travelator berpendingin udara agar perpindahan pelanggan menuju BNI City dapat dilakukan lebih nyaman.
Aktivitas gate-in dan gate-out pelanggan nantinya dipusatkan di Stasiun BNI City, sedangkan kawasan Karet tetap disiapkan sebagai akses pendukung yang tertata.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menambahkan, rencana integrasi tersebut disiapkan dengan prinsip kehati – hatian, karena Stasiun Karet telah menjadi bagian dari aktivitas harian banyak pelanggan dan masyarakat sekitar. B




