Lion Air Beri Kemudahan Perjalanan Umrah dan Aspek Keselamatan

Jemaah umrah siap berangkat di Bandara Kertajati yang ada di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. (dok. angkasapura2.co.id)

Layanan umrah maskapai Lion Air mengupayakan tingkat kinerja ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) lebih dari (rata- rata) 94%. Keseriusan ini sebagai bentuk dari memberikan layanan terbaik kepada jemaah umrah.

Informasi dari situs lionair.co.id menyebutkan, pelaksanaan umrah tahun 2023 sebagai bentuk kesungguhan Lion Air dalam mengakomodir dan memfasilitasi kebutuhan perjalanan ibadah.

Lion Air juga berharap senantiasa berupaya melayani jamaah dengan pelayanan terbaik.

Bersama mitra perjalanan (tour and travel) Lion Air mendukung pelaksanaan beribadah ke tanah suci dengan menawarkan kemudahan konektivitas.

Dalam kaitan perjalanan udara sesuai aspek keselamatan, Lion Air telah

memberikan himbauan kepada seluruh jemaah antara lain agar tidak membawa barang berbahaya (dangerous goods) ke pesawat dan tidak menerima titipan barang dalam bentuk apapun dari orang lain ke dalam pesawat.

Selain itu, barang elektronik harus dilepas dari baterainya serta penggunaan pengisi daya mandiri atau baterai portabel (powerbank) harus sesuai kriteria dari segi kapasitas yang boleh dibawa ke dalam kabin dan tidak diperbolehkan untuk digunakan selama penerbangan.

Baca juga :   Pelaku Industri Aviasi Global Sambut Kebangkitan Penerbangan

Lion Air menjalankan ketentuan operasional menurut masing-masing negara dan aturan internasional.

Penerbangan tujuan Jeddah dan Madinah ini terlaksana setelah Lion Air memenuhi semua kualifikasi dan persyaratan dari Kementerian Perhubungan dan otoritas penerbangan sipil Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA), termasuk audit keselamatan dan keamanan.

Lion Air menawarkan layanan mencakup bagasi, makanan dan minuman di dalam pesawat (inflight meals) tersedia dalam kelas bisnis dan ekonomi, hiburan selama perjalanan (inflight entertainment), musik religi, audio video pada setiap kursi.

Penggunaan pesawat untuk jemaah umrah didesain dengan memiliki kabin paling senyap di kelasnya, jarak antarkursi (seat pitch) lega, kursi ergonomis, menambah fitur utama dari kabin airspace, desain baru kompartemen bagasi kabin (overhead bin) yang memungkinkan lebih mudah mengatur dan menyimpan barang bawaan di kabin.

Baca juga :   Kemenhub Bahas Rencana Implementasi dan Pelaksanaan Navigasi Penerbangan di Asia Pasifik

Pesawat Airbus 330 juga mempunyai tingkat keamanan dan keselamatan tinggi. Dalam memastikan aspek kesehatan, pesawat dilengkapi sistem sirkulasi udara terjaga baik.

Seluruh armada Lion Air dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat.

HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di kabin dan menyaring lebih dari 99,9% jenis virus, kuman, serangga dan bakteri.

Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap dua menit sampai dengan tiga menit, sehingga lebih segar. Siklus udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat, B

 

 

 

 

 

Komentar