Kemenparekraf Bahas Aturan Baru Untuk Wisman Liburan Ke Bali

Destinasi wisata di Bali. (Istimewa)

Pemerintah sangat hati-hati dalam menerima kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali dengan mengkaji ulang sejumlah kebijakan, menyusul munculnya varian Corona Omicron.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, pemerintah sangat berhati-hati dengan kemunculan Omicron.

Selain menutup pintu untuk turis asal Afrika Selatan, lanjutnya, rencananya juga ada pengurangan daftar negara yang boleh masuk Indonesia.

“Untuk menghindari lonjakan kasus baru, maka pemerintah melakukan beberapa kebijakan, salah satunya pembaruan daftar Negara,” ujarnya dalam Weekly Press Briefing Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) pada Senin (29/11/2021).

Baca juga :   Kemenparekraf Sosialisasikan Aplikasi BPUP Bagi Pelaku Parekraf

Sandiaga menuturkan, mengenai evaluasi pembukaan untuk wisatawan mancanegara akan dikoordinasikan dengan Kementerian Koordinasi Maritim dan Investasi (Menko Marves), serta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Terkait dengan hal tersebut, Menparekraf juga menyinggung soal pembukaan kedatangan internasional di Bali.

Menurut Sandiaga, maskapai penerbangan Garuda Indonesia mulanya berencana membuka penerbangan langsung dari Haneda, Tokyo untuk membawa turis Jepang.

Namun, dia menambahkan, rencana ini akan didiskusikan kembali dan Kemenparekraf bersama dengan sejumlah kementerian akan menetapkan aturan baru terkait visa dan karantina.

“Terkait pembukaan pintu perbatasan di Bali walaupun sudah ada berita baik, yaitu Garuda Indonesia akan melakukan penerbangan langsung dari Haneda, Tokyo ke Bali dengan beberapa wisatawan dengan direct flight.,” jelas Sandiaga.

Baca juga :   Sandiaga dan Nova Bahas Pengembangan Parekraf Aceh

Sandiaga mengatakan, karena adanya varian baru dan masih terus difinalkan mengenai persyaratan karantina dan visa. “Ini menjadi tugas dan fokus seiring dengan Indonesia menjadi tuan rumah G-20.”

Sebelumnya, ada informasi mengenai virus Corona varian Omicron yang berasal dari Afrika Selatan membuat sejumlah negara melarang penerbangan dari negara tersebut.

Varian ini dinilai lebih cepat menyebar dibandingkan dengan varian Delta, tapi dampaknya bagi kesehatan belum dapat dipastikan para ilmuwan. B