Akses Tol Bandara Kertajati Segera Beroperasi

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Provinsi Jawa Barat. (Istimewa)

Pembangunan ruas tol akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dengan Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sepanjang 3,38 km sudah selesai dan ditargetkan dalam waktu dekat ruas tol ini akan beroperasi.

Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) unsur Profesi Koentjahjo Pamboedi menyatakan, secara fisik akses tol Kertajati yang terkoneksi dengan tol Cipali sudah selesai secara fisik September lalu.

Selain itu, lanjutnya, uji laik fungsi dan sertifikat laik operasi siap dioperasikan. “Saat ini sedang dilakukan proses penerbitan untuk SK pengoperasian oleh Menteri PUPR dalam waktu dekat dan semoga dapat segera dioperasikan,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (25/11/2021).

Baca juga :   Pergerakan Penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Capai 89.000 Penumpang di Agustus

Menurut Koentjahjo, terbangunnya jalan tol akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati ini akan mengoptimalkan fungsi dari bandara ini, karena saat ini BIJB Kertajati hanya baru menggunakan jalan provinsi.

“Jadi, melalui kehadiran akses tol ini, akan mempercepat waktu tempuh berkendara. Diperkirakan untuk area Jawa Barat dari Karawang, Bandung, hingga Cirebon dapat menggunakan Bandara Kertajati, baik untuk kegiatan domestik dan internasional,” tuturnya.

Ruas Jalan Tol Akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Astra Tol Cipali yang sekaligus mengoperasikan Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) dan PT ACSET Indonusa Tbk selaku kontraktor pelaksana.

Baca juga :   Bandara Sentani Jayapura Siap Sambut Peparnas XVI 2021 Papua

Akses Bandara Kertajati juga memberi peran dalam pengembangan segitiga kawasan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat, yaitu Pelabuhan Patimban di Subang, Kertajati di Majalengka, dan kawasan industri di Bekasi, Karawang, serta Purwakarta.

Dibangunnya jalan tol akses Bandara Kertajati bersamaan dengan target selesainya pembangunan jalan tol Cisumdawu pada akhir 2021.

Diharapkan, akses jalan tol ini dapat mendukung konektivitas bandara dengan mengurangi waktu tempuh dari Bandung sekitar tiga jam menjadi satu jam. B