
PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan pelayaran dengan mengadakan safety drill simulasi kebakaran di atas KM Bukit Raya saat sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Kegiatan simulasi kebakaran dipimpin langsung oleh Kepala DPA-QHSSE Pelni Capt. Aldrin Dalimunte dan didampingi oleh Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda, Kepala Cabang Pelni Surabaya Roni Abdullah dan Nakhoda KM Bukit Raya Capt. Denny Mahendra.
Menurut Sekretaris Perusahaan Ditto Pappilanda, latihan safety drill di KM Bukit Raya merupakan latihan rutin yang diwajibkan di seluruh kapal penumpang Pelni untuk menjaga kewaspadaan dan kesigapan anak buah kapal dalam menghadapi situasi darurat saat pelayaran.
“Sesuai Manual Sistem Manajemen Keselamatan tentang Kesiapan Menghadapi Keadaan Darurat, setiap kapal harus menjalani dan memenuhi standar minimal latihan menghadapi situasi darurat, termasuk latihan penanganan kebakaran di atas kapal,” katanya.
Setidaknya terdapat 16 simulasi keadaan darurat di atas kapal yang harus dijalani crew kapal Pelni dengan pelaksanaan minimal yang bervariasi.
Mengenai simulasi kebakaran, setiap kapal penumpang wajib melakukan latihan minimal sekali setiap minggu, sedangkan simulasi penanganan pencemaran/tumpahan minyak, kapal kandas dan delapan simulasi lainnya, minimal dilaksanakan sekali dalam tiga bulan.
“Kami berharap setiap pelayaran dapat berjalan aman dan selamat sampai tujuan. Namun, apabila keadaan darurat benar – benar terjadi, crew kapal harus dapat menguasai keadaan, mengatur proses evakuasi dengan tertib jika dibutuhkan dan memastikan alat kesalamatan yang dibutuhkan dapat berfungsi secara optimal,” tutur Ditto.
Dalam simulasi kebakaran di atas KM Bukit Raya, terlihat crew kapal yang dilengkapi dengan pakaian anti api yang menutupi seluruh badan petugas dari kepala hingga kaki dengan sigap memadamkan kobaran api yang dinyalakan di dalam sebuah tong besi menggunakan alat pemadam api ringan. Petugas juga memeragakan penggunaan jaket keselamatan.
Kepala Cabang Pelni Surabaya Roni Abdullah juga mengingatkan kepada calon penumpang untuk senantiasa mengikuti arahan crew kapal selama pelayaran berlangsung.
“Kami juga mengajak dan mengimbau penumpang untuk senantiasa mengikuti aturan yang berlaku, seperti larangan merokok atau menjauhi area yang membahayakan, seperti tepian dek yang terbuka agar tidak terjatuh,” ungkap Roni. B



