KAI dan Perumnas Bangun Stasiun Baru Terintegrasi Perumahan

0
46
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pembangunan Stasiun Baru Parayasa dan peningkatan aksesibilitas Stasiun Parung Panjang. Istimewa)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Perum Perumnas menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) rencana kerja sama pembangunan Stasiun Baru Parayasa dan peningkatan aksesibilitas Stasiun Parung Panjang.

Menurut Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo, MoU ini dimaksudkan sebagai langkah awal dan dasar bagi KAI dan Perumnas untuk melaksanakan kerja sama berlandaskan ketentuan perundang-undangan yang berlaku serta menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).

“Penandatanganan MoU ini sebagai langkah konsisten antara KAI dan Perumnas untuk terus berkolaborasi melakukan optimalisasi pemanfaatan lahan yang strategis dan membangun kawasan yang terintegrasi Transit Oriented Development (TOD),” ujarnya dalam keterangan, Jumat (10/12/2021).

Baca juga :   Pemulihan Industri Penerbangan Jadi Prioritas Bersama

Didiek menuturkan, pembangunan hunian yang terintegrasi dengan sarana transportasi publik, seperti kereta api sejalan dengan program pemerintah yang terus mendorong peningkatan efisiensi perkotaan di Indonesia.

“Hal ini juga merupakan penjabaran dari visi KAI, yakni menjadi solusi ekosistem terbaik untuk Indonesia,” jelasnya.

Melalui MoU ini, lanjut Didiek, KAI dan Perumnas berencana membangun stasiun baru di Desa Lumpang, Parung Panjang, Kabupaten Bogor, serta membangun akses baru bagi pedestrian di sisi Selatan Stasiun Parung Panjang berupa jembatan penyeberangan dan fasilitas Commuter Junction.

“Tujuannya, untuk meningkatkan efektivitas dan memberikan kemudahan aksesibilitas bagi masyarakat yang lebih luas,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumnas Budi Saddewa Soediro menjelaskan, Perumnas dengan adanya MoU ini ingin kerja sama dengan KAI tidak hanya terbatas pada optimalisasi lahan idle di stasiun-stasiun KRL, seperti yang telah dilakukan sebelumnya.

Baca juga :   Terminal Baru Bandara Sultan M. Salahuddin Mulai Beroperasi 29 September

Namun, dia menambahkan, juga berkembang menjadi kerja sama pada konsep TOD rumah tapak, dengan dilakukannya pembangunan stasiun baru yang lokasinya tepat berada di perumahan tapak Perumnas, yakni Samesta Parayasa, Parung Panjang.

“Kami sangat menyambut baik adanya sinergi ini, oleh karenanya kami yakin dan optimis kerja sama ini akan dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi para penghuni perumahan Samesta Parayasa dan masyarakat sekitar pada umumnya,” ungkap Budi. B


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here