KAI Dan Krakatau Steel Tandatangan MoU Kembangkan Bisnis

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo dan Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim menandatangani MoU di Kantor Pusat KAI, Bandung, Senin (10/1/2022). (Istimewa)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk tentang kerja sama pengembangan bisnis.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo dan Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim di Kantor Pusat KAI, Bandung, Senin (10/1/2022).

MoU ini dimaksudkan sebagai bentuk komitmen dan landasan awal untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan rencana kerja sama yang dalam pelaksanaannya akan mencakup pemanfaatan scrap yang berasal dari ATDO Aktiva Tetap Diberhentikan dari Operasi (ATDO) dan barang bekas milik KAI oleh Krakatau Steel.

Pemanfaatan itu dalam rangka memenuhi kebutuhan Industri Baja Nasional maupun Industri lainnya, pengangkutan hasil produksi Krakatau Steel dan optimalisasi penggunaan angkutan kereta api, pengembangan produk suku cadang sarana, serta prasarana kereta api berbasis baja.

Baca juga :   Ketentuan Baru Penumpang Pesawat di Bandara AP II Sesuai SE Menhub Nomor 93/2021

Selain itu, pengembangan kerja sama pada kawasan industri di Cilegon dan Batang, serta optimalisasi dan pengembangan lahan dan fasilitas KAI, termasuk pembangunan hub logistic Krakatau Steel.

Didiek menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran direksi Krakatau Steel atas terlaksananya MoU ini dan berharap kolaborasi ini dapat mengembangkan potensi bisnis antarkedua BUMN.

“Krakatau Steel merupakan salah satu BUMN yang strategis di dalam perekonomian Indonesia, demikian juga dengan KAI. Kolaborasi yang terbangun ini merupakan suatu langkah awal sebagai dukungan bagi pemerintah dan Indonesia untuk membangkitkan perekonomian,” tutur Didiek.

Dengan adanya MoU ini, KAI dan Krakatau Steel bersinergi dalam mengoptimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Sinergi dilakukan bukan hanya antarinduk perusahaan, tapi juga dilakukan antar anak perusahaan KAI dan Krakatau Steel dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi usaha dan perekonomian yang lebih luas.

Baca juga :   KA Lokal Pangrango Bogor-Sukabumi Kembali Beroperasi Mulai 10 April

Pengembangan bisnis yang akan dilaksanakan juga tak hanya sebatas bisnis angkutan barang, melainkan juga pengembangan kawasan industri berbasis perkeretaapian.

“Harapan saya, momen ini menjadi langkah awal untuk kita terus bekerja sama, sehingga kinerja positif perusahaan bisa kita bangkitkan lebih cepat dan lebih baik di tahun 2022,” jelas Didiek.

Sementara itu, Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim menegaskan bahwa logistik memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi di Indonesia.

Dengan dilakukannya penandatanganan MoU ini, dia menambahkan, maka akan memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan.

“Semoga kerja sama yang kita lakukan dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya kedua perusahaan, BUMN, bangsa, dan negara,” ujar Silmy. B