PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mengoptimalkan kelayakan keamanan operasional Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, sebagai tindak lanjut atas kebijakan pemerintah mengenai pengembangan layanan penerbangan di bandara tersebut.
Menurut CEO Kantor Regional I InJourney Airports I Wayan Darma, seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, pelayanan dan kepatuhan terhadap regulasi.
“Jadi, pada saat operasional penerbangan diperluas, seluruh fasilitas dan layanan telah memenuhi standar yang dipersyaratkan,” katanya dalam keterangannya di Tangerang, Banten.
Dia menjelaskan, berbagai pekerjaan saat ini masih berlangsung dan difokuskan pada penguatan aspek keselamatan (safety), keamanan (security), serta peningkatan infrastruktur penunjang guna memastikan seluruh kebutuhan operasional dapat terpenuhi sesuai standar dan regulasi penerbangan yang berlaku.
Menurut Wayan Darma, dari seluruh tahapan persiapan tersebut dilakukan secara bertahap melalui koordinasi intensif bersama regulator, pemerintah daerah, TNI AU, dan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan bandara.
“Kami terus mengakselerasi berbagai persiapan sebagai bagian dari dukungan InJourney Airports terhadap kebijakan pemerintah,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, untuk fokus yang saat ini terus dioptimalkan adalah aspek keselamatan penerbangan melalui peningkatan kapasitas Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF).
Hal ini, menurutnya, sejalan dengan rencana peningkatan klasifikasi pelayanan bandara, InJourney Airports telah memperkuat armada kendaraan ARFF, sehingga kapasitas pelayanan pemadam dan penyelamatan dapat memenuhi kategori operasional yang dipersyaratkan untuk mendukung pengoperasian pesawat berbadan jet.
“Selain penguatan fasilitas, kesiapan personel ARFF juga terus ditingkatkan melalui penyesuaian organisasi, pelatihan, serta pemenuhan standar operasional agar mampu memberikan respons cepat dalam setiap kondisi kedaruratan di sisi udara,” tuturnya.
Di bidang keamanan penerbangan, InJourney Airports juga tengah memperkuat sistem pengamanan Bandara Husein Sastranegara melalui penambahan personel Aviation Security (Avsec) yang akan mendukung operasional bandara.
“Penguatan tersebut turut didukung dengan optimalisasi berbagai fasilitas pemeriksaan keamanan, seperti mesin X-ray, walkthrough metal detector, handheld metal detector, sistem CCTV, dan peralatan keamanan lainnya sesuai standar keamanan penerbangan sipil,” katanya.
Sementara itu, General Manager Bandara Husein Sastranegara Granito W. Hindrawan menambahkan, selain aspek keselamatan dan keamanan, berbagai pekerjaan pembenahan infrastruktur juga terus dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kesiapan fasilitas operasional maupun pelayanan penumpang.
“Proses ini dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan sehingga seluruh pekerjaan dapat berjalan secara terintegrasi,” katanya.
Dia menyatakan, untuk tahapan pembenahan tersebut mencakup peningkatan kualitas sejumlah infrastruktur pendukung di kawasan bandara, baik pada sisi udara maupun sisi darat.
Dalam pelaksanaannya, kata Granito, juga menjalin kolaborasi dengan Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung dan TNI AU dalam mendukung peningkatan aksesibilitas, penataan kawasan sekitar bandara, serta infrastruktur pendukung lainnya yang menjadi bagian dari ekosistem pelayanan Bandara Husein Sastranegara.
“Sinergi lintas instansi tersebut diharapkan dapat menghadirkan kesiapan operasional yang tidak hanya memenuhi standar keselamatan dan keamanan penerbangan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan, serta kemudahan akses bagi masyarakat,” jelasnya. B




