Fasilitas Bandara Komodo Terus Ditingkatkan

Bandara Komodo di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). (dok. kemenparekraf.go.id)

Fasilitas Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus ditingkatkan setelah ditetapkan sebagai bandara internasional pada pertengahan April 2024.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo Labuan Bajo Ceppy Triono menyatakan, pengembangan Bandara Internasional Komodo sedang dilakukan secara terus menerus.

Saat ini, lanjutnya, pihak bandara tengah memperpanjang landasan pacu (runway) dan tempat parkir pesawat (apron).

Runway diperpanjang agar bisa didarati pesawat berkapasitas besar dan berbadan lebar, misalnya Airbus A330 dan Boeing 777.

“Pengerjaan apron itu sampai akhir tahun, runway juga begitu. Tahap pengerjaan runway saat ini mencapai 25% hingga 30%, karena yang paling berat adalah perbaikan kontur tanah, mungkin di akhir tahun baru selesai,” kata Ceppy di Labuan Bajo.

Baca juga :   Ada 24 Autogate di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Pakai Teknologi Face

Dia menambahkan, panjang runway yang saat ini adalah 2.650 meter akan ditingkatkan menjadi 2.750 meter.

Bandara Komodo selalu berupaya menyiapkan berbagai fasilitas, baik itu fasilitas keamanan maupun pelayanan kepada pelaku perjalanan. “Kami targetkan paling lambat sebelum 11 Juli semuanya sudah siap,”

Penambahan berbagai fasilitas tersebut untuk mendukung perkembangan penambahan rute dan jadwal penerbangan selanjutnya dari Bandara Komodo.

Penerbangan langsung atau direct flight rute internasional, yakni dari Kuala Lumpur – Kabuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT akan terlaksana pada September 2024.

Penerbangan langsung rute internasional rute Kuala Lumpur – Labuan Bajo itu akan dilayani oleh maskapai AirAsia.

“Rute pulang pergi pada 3 September 2024. Kita akan ada rute penerbangan internasional Kuala – Lumpur Labuan Bajo dan Labuan Bajo Kuala Lumpur,” jelasnya.

Baca juga :   Ditjen Perhubungan Udara Kerja Sama Vaksinasi Air Crew

Menurutnya, penerbangan rute itu sudah dipastikan terlaksana. Dia juga berharap penumpang akan banyak, sehingga meningkatkan jumlah wisatawan di Labuan Bajo.

Dia menuturkan, selain maskapai AirAsia, ada dua perusahaan penerbangan dari Australia yang sudah menanyakan terkait penerbang langsung ke Labuan Bajo.

Maskapai penerbangan itu adalah Qantas dan Jetstar, tetapi untuk dua perusahaan tersebut masih dalam tahap pembahasan.

“Yang baru tanya-tanya itu teman-teman dari maskapai Jetstar dan Qantas. Jetstar rute Singapura Labuan Bajo dan Qantas mungkin rute Perth Labuan Bajo,” ujar Ceppy.

Namun demikian, lanjutnya, kedua maskapai tersebut masih melakukan penjajakan, sehingga rute internasional baru masih belum bisa dipastikan. B

 

Komentar