Buka Rute Internasional Pertama di 2024 Indonesia AirAsia Terbang ke Kota Kinabalu Dari Jakarta

Maskapai penerbangan AirAsia. (dok. newsroom.airasia.com)

Maskapai berbiaya hemat terbaik dunia versi Skytrax, Indonesia AirAsia, hari ini resmi membuka kembali rute penerbangan dari Jakarta ke Kota Kinabalu.

Ini merupakan rute internasional pertama Indonesia AirAsia di tahun 2024, sekaligus menjadi satu-satunya penerbangan langsung yang menghubungkan Jakarta ke Kota Kinabalu, “Negeri Di Bawah Bayu (angin)”.

“Indonesia AirAsia kembali memperluas konektivitas penerbangannya untuk rute internasional. Pembukaan rute ini juga kami lakukan sebagai salah satu bentuk dukungan kepada pemerintah dalam mempererat hubungan Indonesia dan Malaysia,” ujar Capt. Wuri Septiawan, Direktur Operasi Indonesia AirAsia, di Kota Kinabalu, Selasa (6/2/2024).

Selain itu, AirAsia juga berupaya untuk meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian kedua negara.

“Kota Kinabalu merupakan destinasi yang menakjubkan dengan potensi pariwisata yang besar, dan kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman perjalanan yang luar biasa kepada penumpangnya,” ujar Capt. Wuri.

Rute ke Kota Kinabalu ini menjadi rute kelima yang dioperasikan Indonesia AirAsia untuk terbang ke Malaysia secara langsung dari Jakarta.

Setelah sebelumnya dibuka rute Jakarta – Kuala Lumpur, Jakarta – Johor Bahru, Jakarta – Penang, dan Jakarta – Kuching.

“Hal ini diharapkan dapat mempermudah akses bagi wisatawan asal Indonesia maupun Malaysia untuk saling berkunjung dan menikmati destinasi wisata unggulan di masing-masing negara, dan tentunya dengan harga yang terjangkau,” jelas Capt. Wuri.

Penerbangan perdana Indonesia AirAsia dengan kode QZ 526 dari Bandara Internasional Soekarno Hatta (CGK) mendarat dengan sukses di Bandara Internasional Kota Kinabalu (BKI) pada jam 15:55 waktu setempat dan mendapatkan sambutan water salute.

Turut hadir dalam penerbangan perdana ini Capt. Wuri Septiawan, Direktur Operasi Indonesia AirAsia bersama dengan Allstars Indonesia AirAsia yang disambut oleh Assistant Minister of Tourism, Culture and Environment Sabah and Chairman of Sabah Tourism Board Datuk Joniston Bangkuai, Permanent Secretary of Ministry of Tourism, Culture and Environment Sabah Josie Lai, Deputy Director of ASEAN Division Tourism Malaysia Jamilah Abd Halim, dan Consul General Indonesia in Sabah Rafail Walangitan.

Baca juga :   Baksos IWAPI DPC Jakarta Selatan X Lion Club Internasional 307A1 Zona 1 B

Acara ini juga ditandai dengan pengalungan kalung tradisional khas Sabah kepada pilot dan awak kabin yang bertugas.

“Kami menyambut dengan sukacita penerbangan perdana Indonesia AirAsia ke Kota Kinabalu. Inisiatif ini tidak hanya mempererat hubungan antara negara, tetapi juga membuka peluang baru dalam sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi. Kota Kinabalu memiliki daya tarik unik dan keindahan alam yang mempesona. Rute baru ini, kami harap dapat menyambut lebih banyak wisatawan Indonesia untuk menikmati keindahan pariwisata Sabah,” tutur Datuk Christina Liew, Sabah Minister of Tourism, Culture and Environment.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Indonesia AirAsia atas langkah besar ini, yang dapat menjadi permulaan baik bagi hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia.

Ini adalah langkah penting yang akan meningkatkan konektivitas antarkedua destinasi serta memberikan peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

“Kami menyambut baik penerbangan ini sebagai bukti konkret implementasi komitmen kuat dalam mempererat kerjasama antar negara. Semoga penerbangan ini membuka lebih banyak kesempatan kerjasama di masa depan,” ungkap Rafail Walangitan, Consul General Indonesia di Sabah.

Kota Kinabalu yang juga dikenal sebagai “KK” memiliki keindahan alam yang memesona dan kaya akan budaya, mulai dari museum, pantai hingga gunung tertinggi di Malaysia.

Baca juga :   Pesawat Jet Dassault Falcon 10X Meluncur di 2025

Wisatawan dapat mencoba untuk menaklukan tingginya gunung Kinabalu dan menikmati matahari terbit dari ketinggian 4,095 meter.

Wisatawan juga dapat mengunjungi destinasi wisata favorit lain di Sabah, seperti Tanjung Aru Beach, Sabah State Museum, Mari Mari Cultural Village, Atkinson Clock Tower, Gaya Street Sunday Market, KK Waterfront dan Tanjung Aru Perdana Park.

Tercatat dari data Badan Pusat Statistik Indonesia, selama tahun 2023 wisatawan asal Malaysia menduduki posisi pertama sebagai wisatawan mancanegara terbanyak yang mengunjungi Indonesia dengan total 16,28% atau sebanyak 1.901.242 wisatawan.

Begitu pun dengan Indonesia, berdasarkan data dari Departemen Imigrasi Sabah pada periode Januari – November 2023, wisatawan mancanegara asal Indonesia juga menduduki peringkat ketiga atau sebanyak 78.693 wisatawan yang mengunjungi Sabah.

Pembukaan rute langsung Indonesia AirAsia dari Jakarta menuju Kota Kinabalu ini diharapkan dapat turut memberikan kontribusi untuk pemerintah dalam menaikkan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia.

Seiring dengan ditetapkannya target baru oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mencapai 14,3 juta wisatawan mancanegara di tahun 2024 atau naik sekitar 68% dari target tahun 2023 lalu yaitu sebanyak 8,5 juta wisatawan mancanegara.

Tidak hanya dari segi sektor pariwisata saja yang diantisipasi dapat meningkat, melainkan juga dari segi ekspor dan impor.

Menurut Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Malaysia merupakan negara tujuan ekspor ke-5 dan asal impor ke-4 bagi Indonesia.

Jadi, pembukaan penerbangan ini diharapkan dapat membuka peluang untuk meningkatkan aktivitas ekspor dan impor melalui layanan kargo. B

 

Komentar