Armada Sriwijaya Air Group Lolos Uji Pengendalian Vektor Terintegerasi Laik Higienis Sanitasi

Salah satu armada maskapai Sriwijaya Air. (dok. wikipedia.org)
Bagikan

Sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh pelanggan setianya, Sriwijaya Air bersama Nam Air mengikuti program uji Pengendalian Vektor Terintegrasi Laik Higienis Sanitasi yang diselenggarakan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Bandar Udara (Bandara) Soekarno-Hatta.

Dari hasil uji yang dilakukan ke beberapa armada Sriwijaya Air Group tersebut didapati hasil bahwa armada Sriwijaya Air Group tersebut terbebas dari segala macam bentuk resiko penyakit serta bebas dari hama maupun serangga.

Sebagai bentuk keberhasilan Sriwijaya Air Group dalam menjaga kondisi armadanya tersebut, Kepala Bidang Pengendalian Risiko Lingkungan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Bandar Udara Soekarno-Hatta, yakni Sutjipto menyerahkan sertifikat Pengendalian Vektor Terintegerasi Laik Higienis Sanitasi kepada perwakilan managemen Sriwijaya Air Group.

Menurut Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group Agus Soedjono, program yang dilaksanakan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan tersebut sangat membantu Sriwijaya Air Group dalam mewujudkan faktor keselamatan dan keamanan dalam penerbangan.

“Dengan adanya pemeriksaan dari Tim Kesehatan Pelabuhan, maka kami telah diperiksa oleh para ahlinya. Apapun hasil dari investigasi yang dilakukan oleh tim, kami akan terus memperhatikan segala faktor keselamatan dan keamanan di seluruh penerbangan Sriwijaya Air maupun Nam Air,” katanya.

Sutjipto berharap bahwa seluruh insan Sriwijaya Air Group ke depannya dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan kesadaran akan pentingnya persoalan kesehatan di seluruh armada yang dimiliki.

“Beberapa armada yang telah kami periksa sudah lolos uji dan dinyatakan bebas serta hapus serangga. Kehadiran kami disini hanya sekedar membantu, yang terpenting adalah seluruh karyawan Sriwijaya Air Group harus peduli dan mau turun tangan langsung untuk terus menangani masalah kebersihan, kesehatan dan yang paling penting keselamatan serta keamanan dalam penerbangan,” jelasnya.

Adapun pekerjaan yang dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas adalah memeriksa hal – hal yang berkaitan atau terindikasi adanya resiko vektor terintergasi dan adanya resiko penularan dan apakah laik higienis sanitasi atau tidak, sehingga apabila ini tidak laik membuat safety dan security dalam pesawat terganggu, serta memang tentunya sudah diatur dalam regulasi penerbangan. B

Komentar

Bagikan