AP II Siapkan Layanan TravelinLane

0
11
Layanan aplikasi Travelin. (Istimewa)

PT Angkasa Pura II (Persero) secara berkelanjutan menyiapkan layanan berstandar global untuk meningkatkan pengalaman pelanggan (customer experience) di seluruh bandara yang dikelola perseroan.

Salah satu upaya perusahaan negara ini dalam menghadirkan layanan berstandar global adalah dengan mengintegrasikan layanan online dengan layanan offline.

Menurut President Director PT Angkasa Pura II (AP II) Muhammad Awaluddin, manajemen memiliki layanan online melalui aplikasi Travelin yang menyediakan berbagai kebutuhan traveler mulai dari sebelum perjalanan, saat melakukan perjalanan dan setelah perjalanan.

“Aplikasi itu menampilan kebutuhan traveler secara berkelanjutan dan aplikasi Travelin ini selalu dikembangkan untuk terus mendukung layanan offline yang ada di bandara,” ujarnya dalam rilis perusahaan.

Awaluddin menyatakan, satu layanan baru berstandar global yang didukung aplikasi Travelin untuk menghadirkan seamless journey experience akan diluncurkan pada Januari 2022 di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, yaitu travelinLane.

TravelinLane adalah layanan jalur khusus bagi calon penumpang pesawat dalam memproses keberangkatan bebas repot tanpa menunjukkan kartu identitas dan boarding pass fisik pada saat pemeriksaan di Security Check Point 2 (SCP 2).

Baca juga :   Angkasa Pura Airports Hanya Layani 900.000-an Trafik Penumpang

Calon penumpang cukup menunjukkan wajah di alat face recognition untuk memverifikasi diri. Adapun untuk memanfaatkan layanan travelinLane, langkah bagi traveler adalah mengunduh aplikasi travelin di perangkat berbasis iOS atau Android, dan melakukan proses login.

Setelah itu, pada aplikasi Travelin, pilih menu travelinPass untuk kemudian melakukan verifikasi data diri dan biometrik (wajah) yang akan divalidasi ke sistem Dukcapil.

Setelah proses validasi usai dilakukan, maka traveler dapat melakukan proses untuk mendapatkan travelinPass. Para Traveler yang ingin mendapatkan travelinPass harus dipastikan sudah melakukan check-in di konter, kiosk self check-in, website, atau mobile check-in, serta memastikan data vaksin dan hasil tes kesehatannya tersedia pada sistem PeduliLindungi.

Pada menu travelinPass, pilih menu Perjalanan, lalu tambah Perjalanan, dan isi tanggal keberangkatan, nama maskapai, nomor penerbangan, serta kode pemesanan/tiket.

Baca juga :   Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Terapkan Sistem Manajemen Energi Iso 50001:2018

Aplikasi akan melakukan verifikasi ke sistem Maskapai/Common Use Passenger System dan sistem PeduliLindungi.

Apabila seluruh persyaratan terpenuhi, maka traveler akan mendapatkan travelinPass (berupa QRCode) yang menandakan traveler sudah dapat menuju travelinLane.

Para Traveler kemudian menuju SCP 2, dan memilih jalur travelinLane, tidak perlu menunjukkan dokumen KTP dan boarding pass, tapi cukup menunjukkan wajah ke alat face recognition untuk membuka autogate.

Sistem face recognition mengenali wajah dan juga data-data penerbangan yang terdapat pada travelinPass.

Selanjutnya, traveler menuju boarding lounge untuk menunggu jadwal boarding/naik ke pesawat.

Awaluddin menuturkan, layanan travelinLane selain meningkatkan customer experience juga memperkuat aspek keamanan.

“Dengan sistem face recognition, maka aspek keamanan di Bandara Soekarno-Hatta akan semakin meningkat ke level berikutnya. Secara bertahap travelinLane, termasuk sistem face recognition dan autogate ini akan kami terapkan juga di bandara-bandara AP II lainnya,” paparnya. B

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here