
Airbus menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan AirNav Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai bagian dari upaya mengembangkan ekosistem kedirgantaraan nasional Indonesia.
Kedua penandatanganan ini melanjutkan Deklarasi Niat Bersama (Joint Declaration of Intent/JDI) yang ditandatangani Airbus bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) pada Mei 2026.
MoU dengan AirNav akan berfokus pada pengembangan sistem manajemen lalu lintas udara (Air Traffic Management/ATM) Indonesia, peningkatan operasi penerbangan di darat dan udara, serta dukungan terhadap rencana pengembangan wilayah udara Indonesia.
Kerja sama ini mencakup empat bidang utama, yaitu mengoptimalkan sistem ATM yang ada saat ini untuk mengurangi emisi CO2, mengidentifikasi solusi operasional dan teknologi untuk meningkatkan kinerja ATM, serta dampaknya terhadap lingkungan, menyusun rencana asesmen untuk solusi global yang disesuaikan dengan kebutuhan ATM Indonesia, serta berbagi keahlian teknis, pengetahuan, dan praktik terbaik.
Sementara itu, melalui MoU dengan Institut Teknologi Bandung, Airbus akan berkolaborasi dalam program pembelajaran dan pengembangan kepemimpinan yang berbasis industri, serta berbagai inisiatif lainnya untuk mengembangkan karier di sektor penerbangan bagi talenta dalam negeri.
Kerja sama ini mendukung ambisi Indonesia untuk membangun sumber daya manusia berkelas dunia di bidang kedirgantaraan.
Menurut President Airbus International Wouter van Wersch, melalui dua
penandatanganan perjanjian hari ini, Airbus semakin menegaskan perannya sebagai mitra
strategis dalam pengembangan ekosistem kedirgantaraan Indonesia.
Dia menjelaskan bahwa kedua MoU ini melanjutkan momentum dari Deklarasi Niat Bersama bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
“Kami berkomitmen penuh untuk mendukung secara langsung peta jalan Indonesia Emas 2045 dengan mendorong pengembangan sumber daya manusia dan meningkatkan kapabilitas industri lokal bersama para pemangku kepentingan di Indonesia,” jelas Wouter.
Sesuai dengan Deklarasi Niat Bersama, Airbus dan Kementerian PPN/Bappenas akan bersama – sama mengeksplorasi peluang kemitraan yang saling menguntungkan dan sejalan dengan Peta Jalan Pengembangan Ekosistem Industri Kedirgantaraan Indonesia 2022 – 2045.
Fokus peluang kerja sama mencakup penguatan kapabilitas industri di dalam
Negeri dan pengembangan sektor perawatan, perbaikan, serta overhaul (Maintenance,
Repair And Overhaul/MRO) untuk berbagai lini produk Airbus. B



