InJourney Airports Siapkan 8 Unit Bus Gratis dari Bandara Soekarno-Hatta Ke Sejumlah Kota di Jawa

Erupsi Gunung Anak Krakatau masih berdampak pada penundaan penerbangan penumpang pesawat udara dair dan ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Provinsi Banten. (dok. kemenhub)
Bagikan

Sebagai bagian dari upaya penanganan penumpang yang terdampak sebaran erupsi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, InJourney Airports menyediakan fasilitas transportasi berupa bus gratis dari Bandar Udara (Bandara) Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang menuju ke sejumlah kota di Pulau Jawa.

Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mobilitas penumpang di tengah kondisi penerbangan yang terdampak akibat sebaran abu vulkanik.

Fasilitas bus gratis tersebut disiapkan sebagai salah satu alternatif bagi penumpang yang membutuhkan perjalanan menuju daerah tujuan melalui jalur darat.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, layanan bus gratis tersedia dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Yogyakarta, Solo, Semarang dan Surabaya.

Pada tahap awal, sebanyak delapan unit bus disiapkan untuk melayani penumpang. Keberangkatan pertama dijadwalkan pada pukul 22.00 WIB.

Namun, jumlah armada maupun waktu keberangkatan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan penumpang.

Dengan demikian, layanan transportasi tersebut bersifat fleksibel dan dapat ditambah apabila jumlah penumpang yang membutuhkan perjalanan darat mengalami peningkatan.

Untuk mendapatkan informasi maupun mengikuti layanan bus gratis tersebut, penumpang bisa mendatangi posko yang telah disiapkan di Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Posko tersebut menjadi titik informasi, sekaligus pendaftaran bagi penumpang yang membutuhkan fasilitas transportasi alternatif.

Keberadaan layanan ini diharapkan dapat membantu mengurangi kendala mobilitas penumpang yang tidak dapat melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat akibat kondisi penerbangan yang terdampak sebaran abu vulkanik.

Selain menyediakan alternatif perjalanan, koordinasi terkait jumlah bus dan waktu keberangkatan juga menjadi penting agar penumpang dapat memperoleh kepastian mengenai perjalanan lanjutan mereka.

Penyediaan bus gratis menjadi salah satu bentuk mitigasi terhadap dampak gangguan penerbangan.

Penumpang yang sebelumnya merencanakan perjalanan menggunakan pesawat dapat memanfaatkan transportasi darat untuk melanjutkan perjalanan ke sejumlah kota tujuan.

Empat kota yang menjadi tujuan awal layanan tersebut adalah Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya, yang merupakan wilayah penting di Pulau Jawa dengan memiliki jaringan transportasi darat cukup luas.

Dengan adanya layanan tersebut, penumpang tidak harus seluruhnya menunggu hingga kondisi penerbangan kembali normal.

Mereka memiliki pilihan untuk meneruskan perjalanan melalui jalur darat sesuai dengan tujuan masing – masing.

Namun demikian, penumpang tetap disarankan memperoleh informasi terbaru di posko sebelum menentukan perjalanan.

Hal ini dilakukan karena jumlah armada, waktu keberangkatan dan mekanisme layanan dapat menyesuaikan perkembangan situasi, serta kebutuhan penumpang.

Langkah InJourney Airports tersebut, sekaligus menunjukkan pentingnya penyediaan skema transportasi alternatif ketika operasional penerbangan mengalami gangguan akibat faktor alam.

Dalam kondisi sebaran abu vulkanik, keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama.

Oleh karena itu, ketika penerbangan terdampak, fasilitas transportasi darat dapat menjadi solusi sementara untuk membantu penumpang tetap mencapai daerah tujuan. B

Komentar

Bagikan