Danantara Siapkan Pendanaan Rp2 Triliun untuk Bisnis Bus dan Truk Listrik VKTR

Salah satu produk bus listrik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (dok. vktr)
Bagikan

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) mendapat rencana pendanaan hingga Rp2 triliun dari PT Danantara Investment Management (Persero) atau DIM.

Direktur VKTR Teknologi Mobilitas Indah P. Saugi mengonfirmasi VKTR, PT Bakrie and Brothers Tbk. (BNBR) selaku induk usaha, serta DIM telah menandatangani indicative non binding term sheet pada 28 Agustus 2026.

Indicative non binding term sheet merupakan kerangka awal yang bersifat indikatif dan tidak mengikat.

Menurut Indah, rencana pendanaan tersebut ditujukan untuk mendukung perluasan bisnis Mobility as a Service (MaaS) VKTR.

“Penandatanganan kerangka awal ini untuk menjajaki kolaborasi pendanaan strategis guna mendukung pengembangan dan ekspansi kegiatan usaha MaaS VKTR, termasuk bus dan truk listrik,” katanya.

Indah menjelaskan, MaaS merupakan model layanan yang memungkinkan perusahaan atau operator menggunakan kendaraan listrik komersial tanpa menanggung seluruh kebutuhan investasi dan pendukungnya sejak awal.

Dalam skema tersebut, kendaraan, pembiayaan, infrastruktur pengisian daya hingga pengelolaan dan operasional armada dapat diintegrasikan dalam satu layanan.

Manajemen VKTR belum memerinci urgensi pendanaan maupun rencana penggunaan dana tersebut.

“Karena kesepakatan ini masih berupa kerangka awal yang bersifat indikatif dan tidak mengikat, VKTR tidak akan berspekulasi di luar apa yang telah diungkapkan secara publik melalui press release maupun dokumen keterbukaan informasi,” tutur Indah.

Dia menegaskan, setiap aksi korporasi tetap harus melalui proses uji tuntas (due diligence) secara komprehensif.

Proses tersebut juga harus dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian definitif antara VKTR, BNBR dan DIM. B

 

Komentar

Bagikan