Pusat perbelanjaan HarbourFront Centre di Singapura akan berhenti beroperasi mulai pertengahan Juli 2026, tepatnya Senin (27/7/2026), seiring dengan rencana pembangunan ulang kawasan tersebut.
Mengenai nasib pelabuhan Singapore Cruise Centre di dalamnya yang berhubungan dengan operasional feri dari Batam, Kepulauan Riau tetap beroperasi.
Jadi, meskipun pusat perbelanjaan yang selama ini menjadi lokasi terminal internasional itu berhenti beroperasi, layanan feri menuju berbagai destinasi di Indonesia, termasuk Batam, dipastikan tetap berjalan.
Seluruh operasional feri dan kapal pesiar akan dipindahkan ke terminal baru Singapore Cruise Centre yang berlokasi di 5 HarbourFront Avenue, seperti dikutip dari CNA.
Lokasinya sekitar 70 meter dari lokasi lama, tepatnya masih di kawasan HarbourFront dan dapat diakses dari Stasiun MRT HarbourFront melalui Exit B.
Manajemen Singapore Cruise Centre menyatakan, tidak ada perubahan rute, tujuan, dan jadwal pelayaran akibat perpindahan pelabuhan tersebut, seperti dijelaskan The Straits Times pada Sabtu (20/6/2026).
Mengenai pelaku perjalanan asal Indonesia yang kerap menggunakan feri dari Batam ke Singapura atau sebaliknya, perubahan utama yang perlu diperhatikan hanyalah lokasi keberangkatan dan kedatangan di sisi Singapura.
Adapun proses perpindahan dilakukan secara bertahap sepanjang Juli 2026. Operator Batam Fast Ferry menjadi yang pertama menggunakan terminal baru mulai Selasa (7/7/2026).
Sementara itu, operator lain, seperti Horizon Fast Ferry, Majestic Fast Ferry, Sindo Ferry, dan Indo Falcon Shipping & Travel akan mulai beroperasi dari terminal baru pada Rabu (15/7/2026).
Pada tanggal yang sama, seluruh layanan kapal pesiar internasional juga dipindahkan ke lokasi baru.
Penutupan HarbourFront Centre tidak memengaruhi layanan feri yang menghubungkan Singapura dengan sejumlah destinasi di Kepulauan Riau.
Layanan menuju Batam Centre, Harbour Bay, Sekupang, Tanjung Balai (Karimun), Gold Coast dan Pulau Nirup tetap berjalan seperti biasa, sedangkan jadwal keberangkatan dan jadwal kedatangan juga tidak mengalami perubahan.
Selain itu, lokasi dermaga tempat kapal bersandar tetap dipertahankan sehingga perpindahan terminal tidak akan mengubah pola operasional perjalanan laut yang sudah berjalan selama ini.
Meski jadwal dan rute tidak berubah, penumpang perlu memastikan lokasi terminal keberangkatan yang baru saat bepergian mulai Juli 2026.
Singapore Cruise Centre mengimbau penumpang menggunakan transportasi umum, karena area parkir di terminal baru cukup terbatas.
Guna memudahkan akses, tersedia jalur pejalan kaki beratap yang menghubungkan terminal dengan Stasiun MRT HarbourFront dan pusat perbelanjaan VivoCity.
Bagi masyarakat yang terbiasa menuju terminal lama juga disarankan datang lebih awal, terutama pada masa transisi perpindahan operator selama Juli 2026.
Penutupan HarbourFront Centre sudah diumumkan sejak Oktober 2025 oleh pemiliknya, perusahaan properti Mapletree Investments.
Bangunan tersebut akan direvitalisasi menjadi gedung setinggi 33 lantai yang mencakup area perkantoran, ruang ritel dan taman layang. Proyek baru itu diperkirakan selesai pada paruh pertama tahun 2031.
Kawasan pengembangan seluas sekitar 123.000 meter persegi tersebut juga akan dilengkapi taman layang seluas 13.000 meter persegi, area tepi laut baru, fasilitas parkir sepeda dan infrastruktur pendukung transportasi ramah lingkungan. B




