MRT Jakarta, Consortium of Hitachi Rail Hong Kong Limited dan CHS Sepakat Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis

Penandatanganan kontrak kerja oleh Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) Weni Maulina, CEO Hitachi Rail Hong Kong Limited Nicolas Rabat dan Direktur CHS Rendy Ardilles. (dok. jakartamrt)
Bagikan

Sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan pelanggan, PT MRT Jakarta (Perseroda) menyepakati kerja sama pemutakhiran layanan sistem pengumpulan tarif otomatis (automatic fare collection/AFC) Fase 1 Lin Utara Selatan.

Kesepakatan bersama Consortium of Hitachi Rail Hong Kong Limited dan PT Softorb Technology Indonesia (CHS) ini ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja oleh Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) Weni Maulina, CEO Hitachi Rail Hong Kong Limited Nicolas Rabat dan Direktur CHS Rendy Ardilles.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan keandalan dan kualitas layanan pelanggan MRT Jakarta.

“Dengan bertambahnya angka keterangkutan MRT Jakarta serta persiapan operasional Fase 2A, kerja sama ini merupakan langkah penting dalam menyelaraskan sistem pengumpulan tarif otomatis yang terintegrasi dan modern,” jelasnya usai penandatanganan yang berlangsung di Ruang Kolaborasi CABIN MRT Jakarta di JB Tower, Jakarta.

Menurut Tuhiyat, kerja sama ini akan memutakhirkan dan memodernisasi sistem serta peralatan pengumpulan tarif otomatis di 13 stasiun MRT Jakarta Fase 1.

“Misalnya nantinya hanya akan ada satu jenis reader di passenger gate stasiun untuk semua metode pembayaran,” ungkapnya.

Pemutakhiran ini, dia menambahkan, diperlukan sebagai langkah strategis penyelarasan dan kesinambungan sistem yang nantinya akan digunakan di Fase 2A Lin Utara Selatan.

“Seluruh proses pemutakhiran sistem pembayaran tiket di 13 stasiun MRT Jakarta Fase 1 ditargetkan rampung pada tahun 2028,” ujar Tuhiyat.

Selain itu, lanjutnya, penyelarasan ini merupakan bagian dari proses pengembangan sistem berbasis akun (account based ticketing) di ekosistem MRT Jakarta.

Pemutakhiran tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan pelanggan dalam mengakses layanan MRT Jakarta, sekaligus mendukung operasional sistem pembayaran yang lebih andal dan terintegrasi. B

 

Komentar

Bagikan