Transjakarta Resmi Operasikan Halte Universitas Pancasila Pascarevitalisasi

Halte Universitas Pancasila di Jakarta pascarevitalisasi. (dok. transjakarta)
Bagikan

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali mengaktifkan Halte Non-BRT Universitas Pancasila pascarevitalisasi.

Reaktivasi halte ini diresmikan oleh Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta Rano Karno di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam perbaikan dan penataan fasilitas publik yang dikelola oleh PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

Proses revitalisasi halte Non-BRT Universitas Pancasila yang dimulai sejak 22 Juni 2026 dirancang untuk menyelesaikan berbagai kendala penumpukan penumpang dan kepadatan area sekitar.

Sebelum direvitalisasi, lokasi ini kerap mengalami kepadatan pelanggan dari berbagai rute layanan Transjakarta, seperti rute 9H, 4B, D21, Jak 44, Jak 64, dan terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL).

Revitalisasi ini difokuskan untuk menghadirkan fasilitas yang lebih teratur, rapi dan memberikan perlindungan, serta kenyamanan maksimal bagi para pengguna transportasi publik.

Halte Universitas Pancasila merupakan titik transit yang sangat krusial, karena menghubungkan layanan bus Transjakarta secara langsung dengan Commuter Line di Stasiun Universitas Pancasila.

Penataan ulang halte ini diharapkan dapat mendukung mobilitas harian ribuan mahasiswa, pekerja dan warga sekitar agar proses perpindahan antarmoda transportasi berjalan lebih lancar, efisien, serta aman.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Welfizon Yuza menegaskan, revitalisasi halte ini difokuskan pada peningkatan kualitas layanan dan konektivitas antarmoda bagi masyarakat.

Menurutnya, revitalisasi Halte Universitas Pancasila ini bukan sekadar perbaikan fisik semata, melainkan bagian dari upaya dalam menghadirkan ekosistem transportasi publik yang terintegrasi, aman dan nyaman.

“Dengan penataan yang lebih rapi, kami berharap dapat mempermudah mobilitas masyarakat dan pengguna KRL di titik transit krusial ini.” ujar Welfizon.

Dengan beroperasinya kembali Halte Universitas Pancasila yang telah direvitalisasi, Transjakarta dan Wakil Gubernur Rano Karno juga mengajak seluruh pengguna jasa untuk menggunakan transportasi publik, serta bersama – sama menjaga fasilitas umum ini demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

“Pemprov DKI Jakarta bersama Transjakarta akan terus meningkatkan kualitas fasilitas transportasi publik agar semakin memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkap Rano.

Transjakarta merealisasikan pembangunan fisik halte, sedangkan Universitas Pancasila turut mendorong pemanfaatannya oleh mahasiswa dan sivitas akademika sebagai bagian dari upaya beralih ke transportasi publik. B

 

Komentar

Bagikan