Trans Jogja Jalur 13 Resmi Diperpanjang Perluas Akses Transportasi Massal

Angkutan bus Trans Jogja. (dok. dishub.jogjaprov.go.id)
Bagikan

Layanan bus transit massal Trans Jogja Jalur 13 kini resmi memperpanjang jangkauan operasionalnya hingga Stadion TGP Margoluwih, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Provinsi Yogyakarta.

Langkah strategis ini diambil guna memperluas konektivitas dan memberikan alternatif transportasi publik yang murah, serta aman bagi warga di wilayah penyangga.

Perluasan rute tersebut dipaparkan secara detail dalam kegiatan sosialisasi Penanganan Aset Prasarana Angkutan yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di GOR Kalurahan Margoluwih, Kabupaten Sleman.

Kebijakan memperpanjang trayek yang semula hanya melayani rute Godean – Malioboro ini disambut dengan penuh suka cita oleh jajaran pemerintah kalurahan, pelaku usaha mikro hingga warga setempat yang selama ini mengandalkan kendaraan pribadi.

Pamong Kalurahan Margoluwih Jumono menjelaskan, kehadiran armada bus kuning ini di wilayahnya akan memotong biaya transportasi harian warga secara signifikan.

Akses langsung menuju kawasan perkotaan, dia menambahkan, kini tidak lagi menjadi kendala jarak bagi masyarakat Seyegan.

“Antusiasme warga sangat besar karena akses menuju pusat kota kini semakin mudah dan terjangkau. Kehadiran Trans Jogja di Margoluwih ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat yang mendambakan angkutan umum yang andal untuk aktivitas kerja, sekolah maupun berdagang,” jelasnya di sela kegiatan sosialisasi.

Dengan adanya kebijakan baru ini, titik akhir perhentian Jalur 13 yang sebelumnya berada di kawasan Pusat Kuliner Belut Godean kini dipindahkan ke Stadion TGP Margoluwih.

Guna menunjang operasional, Dishub DIY bersama instansi terkait mulai memasang fasilitas pendukung berupa rambu bus setop dan halte portabel di beberapa titik baru.

Demi kelancaran lalu lintas dan keselamatan, penumpang dari arah Margoluwih yang hendak menuju Malioboro diimbau untuk tertib menunggu armada di rambu bus setop sisi utara jalan.

Dukungan penuh terhadap perluasan moda transportasi ini juga disuarakan oleh kalangan legislatif.

Mengenai jaminan keandalan layanan sepanjang tahun 2026, Direktur Utama PT Anindya Mitra Internasional (AMI) selaku operator, Priyatno Bambang Hernowo mengatakan, kesiapan armadanya.

AMI menyiagakan 116 unit armada aktif yang didukung oleh 12 unit armada cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di rute – rute sibuk, termasuk Jalur 13.

Operasional Trans Jogja Jalur 13 ini tetap melayani masyarakat mulai pukul 05.30 WIB hingga 20.30 WIB dengan tarif flat yang bersahabat.

Pada era digital ini, masyarakat juga dimudahkan, karena dapat memantau pergerakan bus secara real-time, mengecek jadwal terkini hingga melakukan pembayaran nontunai melalui aplikasi resmi Trans Jogja.

Dishub DIY juga mengajak masyarakat untuk bersama – sama menjaga kebersihan fasilitas halte yang sudah dibangun agar kenyamanan bertransportasi tetap terjaga. B

 

Komentar

Bagikan