Proyek Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta Didukung SWF

Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dalam pengelolaan PT Angkasa Pura II (AP II). (dok. angkasapura2.co.id)
Bagikan

Pemerintah terus berupaya mengembangkan bandara-bandara di Indonesia. Pengembangan bandara itu dilakukan melalui perluasan hingga pembukaan bandara baru.

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Ayodhia Kalake, perluasan akan dilakukan salah satunya pada Bandara International Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar di Indonesia.

Bandara Soekarno-Hatta memiliki tiga terminal dan terdapat rencana untuk memperluas ke Terminal 4. Nilai investasi diperkirakan akan mencapai US$320 juta atau Rp4,56 triliun.

“Perluasan pengembangan Terminal 4 Bandara Soetta nantinya didanai oleh Sovereign Wealth Fund (SWF),” ujar Ayodhia dalam diskusi virtual bertajuk “Sweden-Indonesia Sustainability Partnership Week (SISP) 2021”, Selasa (23/11/2021).

Baca juga :   Angkasa Pura Airports Terima Sertifikat ISO 50001:2018 Untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

Selain itu, pengembangan juga akan dilakukan pada Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Kualanamu di Medan, Sumatera Utara.

“Ketiga bandara tersebut saat ini terbuka untuk ekspansi lebih lanjut, mengingat tingginya lalu lintas penumpang di tiga bandara itu,” tuturnya.

Ayodhia menjelaskan, pemerintah juga masih akan membangun sebanyak 50 bandara baru di Indonesia.

Hingga kini terdapat total 251 bandara. Dari jumlah itu, 217 bandara di antaranya merupakan bandara domestik dan 34 bandara sisanya, yakni bandara internasional.

“Beberapa bandara baru adalah bandara internasional, seperti Bandara Komodo, Bali Utara, Karawang dan Bandara Bintan,” tukasnya.

Pembangunan bandara baru juga perlu diikuti oleh pengembangan ke arah digital untuk mendukung semakin mudah dan cangihnya konektivitas di bandara.

Baca juga :   Bandara Kertajati Siap Layani Jamaah Umrah Jabar yang Makin Meningkat

Kehadiran bandara baru sangat penting mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau dengan total populasi sebanyak 270 juta jiwa lebih.

“Beberapa bulan lalu kita juga sudah eksplorasi untuk mendirikan remote tower center dan digital tower techno untuk bandara internasional maupun bandara kecil di daerah-daerah terpencil,” jelasnya. B

 

Komentar

Bagikan