Progres Fisik Bandara Dhoho 99% untuk Siap First Landing Awal Desember 2023

Saat Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), yaitu Bandara Dhoho Kediri di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. (dok. Kemenhub)

Menjelang verifikasi Bandara Internasional Dhoho di Kabupaten kediri, Provinsi Jawa Timur pada awal November 2023, rekanan terus mengebut pengerjaan fisik sarana dan prasarana (sarpras).

Hingga pekan ke-82, pengerjaan proyek strategis nasional itu sudah mencapai 99%. Tinggal lima unit bangunan pendukung saja yang belum tuntas.

“Bangunan fisik sudah hampir rampung. Sudah sekitar 98% sampai dengan 99%,” kata Bupati Hanindhito Himawan Pramana.

Jadi, lanjutnya, dengan progres tersebut optimistis saat verifikasi bandara oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 8 November 2023, semuanya sudah siap.

Apalagi, selain progres fisik, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab Kediri Pemkab) Kediri bersama dengan PT Angkasa Pura I juga terus menyiapkan kelengkapan administrasinya.

Dengan demikian, saat tim datang ke Kediri awal November nanti, semuanya sudah siap. “Jadwal penerbangan komersilnya tetap 9 Desember. Semuanya sedang disiapkan,” jelasnya.

Selain progres fisik dan administrasi, Dhito mengakui dirinya juga menyiapkan kebutuhan untuk operasional lainnya, di antaranya, negosiasi dengan maskapai yang akan membuka rute penerbangan di Kediri. “Kalau hasilnya bagaimana, nanti dulu.”

Baca juga :   Berharap Tambahan Rute Penerbangan Di Bandara Atung Bungsu

Sebelumnya dia menyebutkan, Pemkab Kediri tengah menyiapkan tiga rute utama di Bandara Kediriu, yakni Kediri – Jakarta, Kediri – Bali dan Kediri – Jeddah untuk pelayanan haji dan umrah.

Informasi dari Yotube Wika Gedung, pada pekan ke-82 akhir Oktober ini, sebanyak 12 sarana prasarana (sarpras) pendukung bandara sudah selesai alias terealisasi 100%.

Sebanyak lima unit sarpras lain yang masih harus dikerjakan adalah pasengger terminal building, air traffic control tower, VVIP terminal, GSE service building, dan PK building.

Meski belum selesai, lima unit bangunan itu terus berprogres setiap minggunya, misalnya, passenger terminal building yang minggu lalu sebesar 96,64%, kini mencapai 97,47%.

Baca juga :   Tiga Bandara AP II Sudah Layani 29 Penerbangan Kenegaraan Terkait KTT G20

Demikian pula air traffic control tower yang minggu lalu baru 98,25%, minggu ini menjadi 98,67%. Progres juga terjadi untuk pengerjaan VVIP terminal. Jika pekan lalu baru 97,92% kini menjadi 99,06% atau nyaris selesai.

Untuk dua sarpras lainnya belum ada progres. Sejak minggu lalu, GSE Service Building yang mencapai 99,40% dan PK Building mencapai 99,22%.

Dalam kesempatan terpisah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi menambahkan, pemkab juga terus menyiapkan sarpras penunjang bandara, di antaranya tanah untuk pembangunan Tol Kediri – Tulungagung yang jadi akses ke bandara.

Mengenai Kabupaten Kediri, lanjutnya, pembayaran Uang Ganti Rugi (UGR) akan segera diterima bagi warga Desa Maron, Kecamatan Banyakan yang terdampak. Sesuai rencana, ganti rugi akan dibayarkan pada 27 Oktober 2023. B

 

Komentar