
Airbus S.A.S. bekerja sama dengan Indonesia Indah Foundation dan MEGAMIND project memperkuat ketahanan bencana di Kabupaten Lumajang melalui inisiatif pengembangan kapasitas berbasis masyarakat di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Jawa Timur.
Melalui program Ketahanan Bencana Indonesia: Benteng Mitigasi Bencana Indonesia (BMBI), inisiatif ini membawa pendidikan bencana secara langsung ke masyarakat yang tinggal di daerah berisiko tinggi di lereng Gunung Semeru.
Terletak di lereng Selatan – Tenggara Gunung Semeru, Desa Supiturang di antara wilayah yang paling rentan terhadap bahaya vulkanik, termasuk aliran piroklastik.
Bersama dengan Desa Sumberwuluh di Kecamatan Candipuro yang berdekatan, masyarakat di sana telah berulang kali mengalami kehancuran akibat letusan besar pada Desember 2021, tahun 2022 dan yang terbaru pada November 2025.
Sejak letusan tahun 2021, dua dari tiga dusun di Supiturang, Sumbersari dan Gumukmas tetap berada di dalam zona merah gunung berapi, yang menempatkan mereka pada tingkat risiko tertinggi.
Program Benteng Mitigasi Bencana Indonesia dirancang untuk memperkuat ketahanan bencana di tingkat lokal melalui tiga inisiatif terpadu, yakni Community Capacity Building, Mobile Museum dan Train of Joy.
Inisiatif Community Capacity Building akan mengevaluasi pengetahuan, keterampilan dan tingkat kesiapsiagaan lokal sebagai landasan untuk membangun ketahanan bencana yang lebih kuat.
Dengan mengidentifikasi pemahaman yang ada saat ini, program ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan praktis dan menumbuhkan budaya kesiapsiagaan.
Program ini juga berfokus pada keberlanjutan jangka panjang dengan mengidentifikasi dan membekali individu, serta kelompok masyarakat setempat dengan pengetahuan lanjutan dan keterampilan kepemimpinan.
Pendekatan ini memastikan masyarakat dapat mengambil alih upaya kesiapsiagaan bencana jauh setelah program ini berakhir.
Inti dari program ini adalah Mobile Museum, sebuah program pendidikan museum keliling yang menghadirkan pembelajaran tentang bencana secara langsung ke masyarakat.
Melalui pameran interaktif, tampilan visual, film edukatif dan kegiatan praktik langsung, museum keliling ini memperkenalkan pengurangan risiko bencana melalui sejarah lokal, pengalaman hidup, serta kearifan lokal.
Inisiatif ini diharapkan dapat menjangkau sekitar 1.693 rumah tangga di Desa Supiturang.
Guna mendukung generasi muda, program Train of Joy menyelenggarakan program literasi dan pendidikan bencana yang berpusat pada anak melalui pendekatan pembiasaan.
Modul – modul untuk sekolah dirancang khusus bagi siswa mulai dari taman kanak – kanak hingga sekolah menengah pertama, program ini akan menyelenggarakan modul pembelajaran yang sesuai dengan usia di 12 sekolah di Desa Supiturang dan Oro – Oro Ombo.
Modul – modul ini dikembangkan dengan tujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan keterampilan literasi dalam mitigasi bencana sejak usia dini.
Dengan menggabungkan pendidikan, pemberdayaan masyarakat setempat dan partisipasi masyarakat, program ini bertujuan untuk memperluas akses terhadap pengetahuan, memperkuat kesiapsiagaan bencana, meningkatkan kemampuan membaca dan menulis anak – anak, serta membangun komunitas yang lebih aman dan tangguh di kaki Gunung Semeru. B



