Perjalanan Transportasi Umum Tak Perlu Lagi Tes Antigen dan PCR

Pemeriksaan kesehatan penumpang di bandara. (Istimewa)
Bagikan

Pemerintah akan memberlakukan kebijakan baru terkait dengan persyaratan perjalanan transportasi umum, termasuk menggunakan pesawat udara dalam rangka transisi menuju aktivitas normal.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan menjelaskan bahwa pelaku perjalanan domestik dengan transportasi udara, laut, maupun darat yang sudah melakukan vaksinasi Covid-19 kedua atau lengkap, sudah tidak perlu menunjukan hasil tes Antigen maupun PCR negatif.

“Dalam rangka transisi menuju aktivitas normal, pemerintah akan memberlakukan berbagai kebijakan sebagai berikut, pertama pelaku perjalanan domestik dengan transportasi udara, laut, maupun darat yang sudah melakukan vaksinasi kedua dan lengkap sudah tidak perlu menunjukan tes Antigen maupun PCR negatif,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (7/3/2022).

Baca juga :   Indonesia Bawa Isu Dekarbonisasi Pelayaran Dalam Side Event G20 di Bali

Sebagai tindak lanjutnya, Luhut menyatakan, kebijakan ini akan diatur oleh kementerian dan lembaga terkait yang akan diterbitkan dalam waktu dekat.

Selanjutnya, dia menambahkan, kebijakan ini akan ditetapkan dalam surat yang diterbitkan oleh kementerian dan lembaga terkait yang akan terbit dalam waktu dekat ini.

Sementar itu, Instagram Kementerian Kesehatan, yakni @kemenkes_ri menyebutkan, mulai 3 Maret 2022, seluruh pelaku perjalanan domestik wajib mengisi Electronic Indonesia Health Alert Card (eHAC) diaplikasi PeduliLindungi, sebelum check in di keberangkatan atau paling cepat sehari sebelum jadwal keberangkatan sebagai syarat wajib bepergian selama pandemi Covid-19.

Luhut memaparkan bahwa kondisi dan penanganan pandemi hingga kini terus membaik.

“Berdasarkan data yang dievaluasi, tren kasus harian nasional menurun sangat signifikan begitupun halnya dengan kondisi rawat inap rumah sakit menunjukkan penurunan dan tingkat kematian juga semakin melandai,” tuturnya.

Baca juga :   Komisi V DPR Setujui Pagu Anggaran Kemenhub Tahun 2023 Sebesar Rp33,44 Triliun

Selain level asesmen yang menunjukkan tanda-tanda perbaikan, mobilitas masyarakat juga kembali meningkat cukup tinggi, hal ini terlihat dalam pergerakan data google mobility yang diambil dalam sepekan terakhir. B

Komentar

Bagikan