Penurunan Stunting Provinsi Sulut agar Kolaborasi dan Koordinasi

Pemberian makanan tambahan untuk anak-anak di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). (dok. sulsel.kemenag.go.id)

Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Wagub Sulut) Steven O.E. Kandouw membuka kegiatan Optimalisasi Peran Bunda Pendamping Keluarga dalam Percepatan Penurunan Stunting yang diselenggarakan di Hotel Peninsula Manado, belum lama ini.

Dalam kesempatan, Wagub Steven Kandouw menyampaikan apresiasi dan salut kepada BKKBN Provinsi Sulut yang telah menggagas acara tersebut.

“Salut juga kepada TP PKK Provinsi Sulut maupun di Kabupaten/Kota yang betul-betul selama ini sudah memperlihatkan kinerja, memperlihatkan output dan outcome sebagai duta pendamping keluarga,” ujarnya.

Dia mengingatkan pentingnya kerja sama dalam kerja kemanusiaan ini. “Atas nama Bapak Gubernur, Saya ingatkan untuk kita terus berkolaborasi dengan baik, terus berkoordinasi dengan baik, saling memberi feedback antara kita semua.”

Baca juga :   Kompetensi dan Daya Saing SDM Pariwisata di Labuan Bajo Perlu Ditingkatkan

Wagub optimistis dengan kolaborasi semua pihak terkait, upaya percepatan penurunan stunting akan efektif.

Tidak lupa dia mengingatkan para Kepala Daerah baik Walikota dan Bupati, untuk memperhatikan kesejahteraan para Bunda Pendamping keluarga di wilayah masing- masing.

“Tolong honor tim pendamping Kabupaten/Kota itu supaya secepatnya dibayar. Tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin dan kita harus punya tekad bahwa kalau perlu target prevelensi kita harus jauh di bawah rata-rata nasional. Dimana ada usaha, di situ ada jalan,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Utara Ibu Rita Dondokambey-Tamuntuan, Forkopimda Sulut, Kepala BKKBN Provinsi Sulut Diano Tandaju, Walikota/Bupati se-Sulut, serta Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo yang mengikuti kegiatan secara daring. B

Komentar