
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang pada sejumlah moda transportasi Agustus 2026 dengan kenaikan tertinggi tercatat pada angkutan penyeberangan sebesar 20,13% menjadi 4,66 juta penumpang.
Menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono, secara tahunan atau year-on-year jumlah penumpang angkutan domestik naik 8,09% menjadi 2,70 juta penumpang.
“Selama Agustus 2026, terjadi peningkatan keberangkatan penumpang pada beberapa moda transportasi dibandingkan Agustus 2025 (year-on-year). Kenaikan tertinggi terjadi pada angkutan penyeberangan ASDP sebesar 20,13% menjadi 4,66 juta penumpang,” katanya dalam keterangan resminya.
BPS juga mencatat adanya kenaikan pada jumlah penumpang kereta api yang mencapai 48,32 juta orang atau meningkat 6,01$% dibandingkan dengan Agustus 2025.
Meskipun ada kenaikan jumlah penumpang di beberapa moda transportasi, tidak seluruhnya mencatat pertumbuhan positif.
Jumlah penumpang angkutan udara internasional pada Agustus 2026 turun 0,75% menjadi 1,91 juta penumpang.
“Penurunan lebih besar terjadi pada angkutan udara domestik. BPS mencatat jumlah penumpang penerbangan domestik turun 4,61% secara tahunan menjadi 4,84 juta penumpang,” ungkapnya.
Ateng menambahkan selain pergerakan penumpang, aktivitas angkutan barang juga menunjukkan pertumbuhan pada sejumlah moda transportasi.
BPS mencatat angkutan laut domestik mengangkut sebanyak 46,93 juta ton barang pada Agustus 2026, naik 7,66% dibandingkan dengan Agustus 2025.
Demikian juga volume barang yang diangkut melalui kereta api juga meningkat 5,48% menjadi 6,75 juta ton.
Sebaliknya, angkutan udara domestik mencatat penurunan volume barang. Jumlah barang yang diangkut melalui moda tersebut turun 7,66 persen secara tahunan menjadi sekitar 49.000 ton.
Data tersebut menunjukkan pergerakan penumpang dan barang pada Agustus 2026 tumbuh berbeda antar moda transportasi, dengan kenaikan terutama tercatat pada angkutan penyeberangan, laut domestik dan kereta api. B



