Penjabat Gubernur Sumut Terima Kunjungan Dubes Indonesia untuk Qatar

Saat Penjabat (Pj) Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Hassanudin bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Qatar Ridwan Hassan di Rumah Dinas Gubernur, Medan. (dok. sumutprov.go.id)

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Hassanudin optimis kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dengan Qatar akan semakin baik.

Apalagi saat ini, Bandara Internasional Kualanamu menjadi salah satu hub maskapai terbesar Qatar, yaitu Qatar Airways.

Bandara Internasional Kualanamu menjadi tujuan ketiga Qatar Airways dan akan mempermudah kerja sama Sumut dengan salah satu negara penghasil minyak bumi terbesar tersebut, terutama terkait pariwisata dan ekonomi.

“Kita tentu melihat ini sebagai potensi besar, karena kita tahu Qatar merupakan negara besar dan kuat secara ekonomi, kita akan terus dorong kerja sama yang baik dengan Qatar,” kata Hassanudin usai bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Qatar Ridwan Hassan di Rumah Dinas Gubernur, Padang.

Dia menjelaskan, hubungan yang semakin dekat antara Sumut dan Qatar akan memperluas peluang investasi. Sumut yang memiliki banyak potensi, baik Sumber Daya Alam (SDA), pariwisata dan industri diharapkan bisa mendorong Qatar untuk ikut bekerja sama mengembangakannya.

Baca juga :   Peringatan Dini Tsunami

“Mudah-mudahan kerja sama ini terus berlanjut dan semakin kuat, sehingga kita bisa membangun Sumut bersama-sama,” ujar Hassanudin.

Dubes Indonesia untuk Qatar Ridwan Hassan menambahkan, Sumut dipilih sebagai hub ketiga Qatar ke Indonesia karena posisi yang strategis dan potensi yang besar.

Provinsi Sumut dinilai sebagai salah satu penggerak terbesar perekonomian di Pulau Sumatra.

“Sumut dipilih sebagai hub ketiga, tentu sudah dikalkulasi, potensi ekonomi, pariwisata dan lainnya. Dari posisi juga karena lebih dekat dibanding Jakarta dan Bali,” ungkapnya.

Dilihat dari sektor pariwisata, kata Ridwan, ada sekitar 2.000 wisatan Qatar yang berkunjung ke Indonesia setiap tahun.

Angka ini masih kalah dibanding negara-negara lain, tetapi dia mengatakan hampir 85% wisatawan dari Qatar tidak berpaspor negara tersebut.

Baca juga :   BIG Launching Majalah Bahasa Inggris BaliMagz

“Sekitar 85% warga Qatar itu pendatang sebagai pekerja dan mereka juga yang paling sering berwisata, dari berbagai negara dan memang salah satu tujuan mereka adalah Indonesia,” ujar Ridwan.

Hadir pada pertemuan ini, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sumut Agus Tripriyono, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sumut Juliadi Zurdani Harahap, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas S. Sitorus, dan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Sumut Kreatif Zumri Sulthony.

Selain itu, hadir juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Hasmirizal Lubis, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Faisal Arif Nasution, dan jajaran staf Kedubes Indonesia untuk Qatar, serta OPD terkait Pemprov Sumut. B

Komentar