Pemkab Tangerang Salurkan Rp100 Miliar Untuk Benahi Kawasan Kumuh

Salah satu perbaikan rumah di kawasan kumuh Kabupaten Tangerang. (dok. tangerangkabupaten.go.id)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyalurkan anggaran sampai dengan sebesar Rp100 miliar untuk membenahi kawasan kumuh di wilayah ini.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Tangerang terdiri dari 29 kecamatan yang tidak lepas dari kawasan kumuh, terutama kawasan pesisir.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang Ujang Sudiartono mengatakan, untuk wilayah kumuh terbagi secara merata, baik itu sekolah, pesantren, sampai dengan rumah tangga.

“Dari tahun 2022 sampai tahun 2023, kawasan kumuh di wilayah Kabupaten Tangerang sudah terbagi secara merata, kalau dulu itu di kawasan pantura, tapi sekarang sudah rata,” jelasnya, Sabtu (4/3/2023).

Untuk mengentaskan hal itu, Ujang menambahkan, perlu diperbaiki sanitasinya dengan secara keseluruhan dana yang tersalurkan ada Rp100 miliar, baik dari Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) hingga dana Anggaran Pembangunan dan Belanja Nasional (APBN).

Baca juga :   Sosialisasi Tingkatkan Pelayanan Angkutan SDP dan Keselamatan Pelayaran

Anggaran tersebut terdiri dari beberapa segmen, seperti sanitasi sekolah, pesantren dan rumah tangga.

“Sanitasi rumah tangga ini adalah pembangunan jambannya yang kita sasar secara individu. Kalau dulu, tahun 2022 anggarannya Rp20 miliar, tapi sekarang pasti lebih, sekitar Rp25 miiliar lebih,” kata Ujang.

Sementara itu, Ketua Umum Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Ahmed Zaki Iskandar menuturkan, selain di Kabupaten Tangerang, pengentasan kawasan kumuh juga akan disasar ke beberapa wilayah yang memiliki tingkat kemiskinannya.

“Pemberatasan wilayah kumuh, lalu perilaku hidup sehat akan kita sasar ke semua wilayah, tidak hanya Kabupaten Tangerang saja. Ada 400 kota dan kabupaten yang kita sasar untuk meningkatkan hidup sehat,” ungkapnya. B

Baca juga :   Kompetensi dan Daya Saing SDM Pariwisata di Labuan Bajo Perlu Ditingkatkan

 

Komentar