Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Terkepung Banjir Rob Lagi

Banjir rob di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. (dok. istimewa)

Banjir rob kembali merendam kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, terutama genangan air berada di area Pos IV pada Jumat (2/11/2022).

Genangan banjir rob sudah dimulai dari pintu masuk Pos IV sejak pukul 08.00 WIB, kemudian membuat situasi arus lalu lintas macet, terutama karena genangan air yang relatif tinggi di area Jalan Koster dan Empadi.

Mesin pompa yang ada di area dermaga pelabuhan tersebut sampai dengan saat ini berjalan normal.
Banjir rob di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sudah sering terjadi, bahkan beberapa waktu sebelumnya tanggung pembatasan daratan dan air laut jebol, sehingga kawasan pelabuhan tersebut kembali terkena banjir.

Pelabuhan ini merupakan satu-satunya pelabuhan di Kota Semarang dengan memiliki sejumlah fasilitas antara lain pemecah gelombang, alur pelayaran, kolam pelabuhan,dermaga, fender, gudang, dan terminal seluas 3.000 m².

Baca juga :   Penerapan Penggunaan On-Shore Power Supply di Pelabuhan Tanjung Priok

Fasilitas dermaga pada pelabuhan ini adalah Dermaga Nusantara, Pelabuhan Dalam II, Dermaga Gd. VII, DUKS PLTU, DUKS Pertamina, DUKS BEST, dan DUKS Sriboga.

Pelabuhan Tanjung Emas juga didukung dengan peralatan, seperti kapal tunda, kapal pandu, kapal kepil, gudang, lapangan penumpukan, dan alat bongkar muat, serta pelayanan kapal, barang, terminal, tanah, bangunan, air dan listrik.

Berdasarkan sejarah, pelabuhan ini mulai berkembang pada abad ke-16. Semula Pelabuhan Semarang berada di dekat di bukit Simongan (Gedong Batu, dekat Klenteng Sam Po Kong).

Mengingat lokasinya kurang menguntungkan, lalu dipindah ke Kali Baru. Saat itu, banyak kapal dari Eropa dan Jepang, baik kapal uap maupun kapal layar, berdatangan.

Baca juga :   Pelabuhan Kuala Tanjung Disiapkan Jadi Transshipment Port Indonesia

Pada area Pelabuhan Tanjung Emas ini terdapat Mercusuar Willem III yang dibangun tahun 1884 oleh pemerintah kolonial Belanda untuk menjadikan Semarang sebagai kota pelabuhan dan dagang, juga pengekspor gula.

Arus barang keluar masuk di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang besar hingga saat ini, maka dibangun lagi Pelabuhan Petikemas Semarang. B

Komentar