Lahan Kosong Milik Warga Medan Harus Dimanfaatkan Kelompok Tani

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Medan Kahiyang Ayu memanen cabai merah di lahan pekarangan warga, Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Medan. (dok. diskominfokotamedan)

Pemerintah Kota (Pemko) Medan meminta para kelompok tani setempat agar memanfaatkan lahan kosong milik warga untuk menanam berbagai jenis hortikultura.

“Kita harapkan kehadiran ibu ketua TP PKK Kota Medan menjadi motivasi, sehingga tersebar ke seluruh lingkungan Kota Medan untuk membuat satu kelompok memanfaatkan lahan kosong seperti ini,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan Gelora Ginting saat panen cabai hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia di lahan milik warga.

Tahun lalu, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan, telah memberikan bantuan bibit cabai kepada Kelompok Tani Bogainvile di Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur.

Bibit itu selanjutnya disemai dan dirawat agar tumbuh dengan baik oleh salah satu kelompok tani binaan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan.

Baca juga :   Menhub Beri Apresiasi KA Cepat Whoosh Tembus Satu Juta Penumpang Dalam Dua Bulan

“Kelompok tani ini sangat baik merawat, dan menjaga tanaman tetap tumbuh. Hari ini, kita lihat hasilnya cukup bagus. Semoga ini dapat dijadikan contoh bagi kelompok tani lainnya di Kota Medan,” tutur Gelora.

Ketua Kelompok Tani Bogainvile Muhammad Fadli mengaku cukup senang dengan kehadiran Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Medan Kahiyang Ayu yang memanen cabai merah di lahan ini.

Menurutnya, awalnya lahan pekarangan ini bakal dijadikan sebagai tempat menanam cabai karena pihaknya mendapat bantuan dari Bank Indonesia bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan.

“Di Oktober lalu kita dikasih bibit cabai merah dan diminta mengelola bibit itu memanfaatkan lahan tidur. Kita letakkan bibit tersebut di lahan pekarangan ini, alhamdulillah tumbuh,” jelasnya.

Baca juga :   Pulau Bawean Mengundang Pesona Wisatawan

Kelompok Tani Bogainvile menyatakan, telah memanen cabai merah sejak diberikan bantuan bibit sebanyak empat kali dengan total menghasilkan sekitar 4 kg cabai merah.

“Kendala yang dihadapi merawat cabai merah ini, selain cuaca adalah ketersediaan air, karena tanaman ini harus menggunakan air tanah, dan di sini tidak ada sumur sehingga kita sedikit bekerja ekstra,” ungkap Fadli.

Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu memanen cabai merah bersama Kelompok Tani Bogainvile di lahan pekarangan milik warga, Jalan Karikatur, Kelurahan Pulo Brayan Darat II.

“Saya apresiasi kelompok tani ini, karena memanfaatkan lahan kosong. Selain bermanfaat untuk diri sendiri, tentu membantu ekonomi rumah tangga,” katanya. B

Komentar