KPLP Perkuat Kolaborasi dan Sinergitas Jajarannya di Daerah

Kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Rabu (12/10/2022). (dok. hubla.dephub.go.id)
Bagikan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut cq. Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) terus mengoptimalkan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran dengan memperkuat kolaborasi dan sinergitas jajarannya yang berada di Unit Pelaksana Teknis (UPT) di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Arif Toha menyatakan, dalam rangka untuk melakukan koordinasi, konsolidasi dan evaluasi terhadap berbagai permasalahan dan isu strategis menjadi tugas dan tanggung jawab Kemhub cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di bidang Penjagaan Laut dan Pantai, terutama terkait dengan masalah keamanan dan keselamatan pelayaran di wilayah Perairan Indonesia.

“Rakernis KPLP ini dapat dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan kerjasama antar aparatur jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut baik di Kantor Pusat maupun UPT di daerah dalam menangani berbagai permasalahan keselamatan dan keamanan pelayaran,” ujarnya saat membuka kegiatan Rakernis KPLP, Rabu (12/10/2022).

Selain itu, lanjut Dirjen Arif, permasalahan lainnya adalah perlindungan lingkungan maritim dan dapat menghasilkan rekomendasi, serta program tindaklanjut untuk keseragaman dalam pola tindak bagi aparatur yang bertugas dilapangan.

Saat ini, Rakernis KPLP itu dengan tema Maju Bersama, Dengan Meningkatkan Sinergitas dan Kolaborasi antara Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai dengan Unit Pelaksana Teknis Demi Terciptanya Keselamatan dan Keamanan serta Perlindungan  Lingkungan Maritim.

Menurut Dirjen Arief, dengan semakin baiknya koordinasi antar instansi terkait dalam menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran, maka ke depan pelaksanaan tugas pengawasan keselamatan pelayaran dapat dilakukan secara lebih profesional, bermoral, bersih, bertanggung jawab, jujur, efektif, efisien, transparan serta mampu mencapai integritas pelayanan yang prima.

Baca juga :   Kemenhub Dorong Partisipasi Swasta Bentuk Badan Usaha Pelabuhan

Tantangan yang dihadapi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kedepan, khususnya dalam memberikan pelayanan di bidang keselamatan dan kemanan pelayaran semakin besar.

Untuk itu, Dirjen Arief menjelaskan, Rakernis KPLP kali ini sangat penting karena selain sebagai ajang konsolidasi dan evaluasi terkait masalah keamanan dan  keselamatan pelayaran yang ditemukan di lapangan juga sebagai upaya untuk peningkatan kinerja yang lebih profesional.

“Jajaran KPLP selain memiliki tugas pengawasan pemenuhan kelaiklautan kapal, juga memiliki tugas yang lain terkait dengan bantuan pertolongan dan penyelamatan jiwa di laut,” jelasnya.

Lebih dari itu, KPLP juga harus selalu siap siaga dalam penanggulangan musibah yang penanganannya harus selalu memenuhi persyaratan, yang antara lain meliputi prosedur, personil, peralatan dan bahan, serta latihan untuk meningkatkan kompetensi dan kapabilitasnya dalam bidang Search and Rescue, pemadaman kebakaran dan penanggulangan pencemaran di laut.

“Pada kesempatan ini saya sangat memberikan apresiasi dan bangga atas dedikasi anggota KPLP di lapangan yang dengan ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab dalam membantu melakukan pencairan dan pertolongan terhadap beberapa kejadian musibah di laut selama ini terjadi di perairan Indonesia,” ungkapnya.

Baca juga :   Persyaratan Terbaru Penerbangan Lion Air Group Mulai 29 Juni 2021

Sementara itu, Direktur KPLP Capt. Mugen Sartoto menyatakan bahwa kompleksnya persoalan yang dihadapi di lapangan dalam menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran, hendaknya tidak menyurutkan semangat para petugas KPLP untuk tetap bekerja dengan hati demi terciptanya keamanan dan keselamatan pelayaran di seluruh wilayah negara Indonesia tercinta.

“Untuk itu, saya berharap agar Rakernis KPLP nanti bisa menghasilkan keputusan ataupun kesepakatan bersama yang tentunya akan bermanfaat bagi kepastian dan kelancaran pelaksanaan tugas sehari-hari bagi saudara-saudara sekalian, khususnya dalam menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran di wilayah periaran Indonesia,” tuturnya.

Capt. Mugen meminta agar dapat mengikuti semua rangkaian Rakernis KPLP ini dengan sungguh-sungguh sampai dengan selesainya kegiatan ini. “Saya menaruh perhatian yang besar kepada seluruh jajaran KPLP,  sebagai ujung tombak bagi pelaksanaan kegiatan di bidang keamanan dan keselelamatan pelayaran.”

Sebagai informasi, jajaran KPLP tersebar di UPT seluruh  Indonesia dengan lima pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) yang berada di Tanjung Uban, Tanjung Priok, Tanjung Perak Surabaya, Bitung dan Tual.

Jumlah armada KPLP yang dimiliki saat ini sebanyak 374 unit dengan jumlah petugas KPLP sekitar 10.940 orang. B

Komentar

Bagikan